4.000 Warga Jatim Diberangkatkan Mudik Gratis, Khofifah Tekankan Keselamatan dan Raih Rekor MURI

Reporter : Abdul Aziz Qomar
Gubernur Khofifah saat melepas rombongan mudik gratis yang diselenggarakan Pemprov Jatim (Dok)

KLIKJATIM.Com | Surabaya – Khofifah Indar Parawansa resmi memberangkatkan 4.000 warga Jawa Timur dalam program mudik gratis Idulfitri 1447 Hijriah, Kamis (19/3/2026). Pelepasan dilakukan di depan Kantor Dinas Perhubungan Jawa Timur sebagai bagian dari agenda tahunan Pemerintah Provinsi Jatim.

Program ini menjadi bentuk komitmen pemerintah dalam menyediakan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan terjangkau bagi masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri. Selain itu, mudik gratis juga diharapkan mampu menekan kepadatan lalu lintas serta mengurangi angka kecelakaan.

Baca juga: Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Sosial Senilai Rp32,16 Miliar untuk Warga Ngawi

Khofifah menegaskan bahwa mudik bukan sekadar perjalanan pulang kampung, tetapi juga momentum mempererat silaturahmi dan memperkuat nilai kebersamaan.

“Atas nama Pemprov Jawa Timur, kami mengucapkan selamat kepada seluruh peserta mudik. Semoga perjalanan ini membawa kebahagiaan dan keberkahan,” ujarnya.

Tahun ini, program mudik gratis difasilitasi dengan berbagai moda transportasi, mulai dari bus, truk pengangkut sepeda motor, hingga kapal laut. Untuk angkutan bus, disediakan 158 unit armada non-ekonomi. Sebanyak 58 bus telah lebih dulu mengangkut 2.230 pemudik dari Jakarta ke Surabaya pada 18 Maret 2026, sementara 100 bus lainnya melayani 20 rute dalam provinsi dengan total 4.000 penumpang.

Selain itu, pada 15 Maret 2026, Pemprov Jatim juga telah memberangkatkan sekitar 3.000 penumpang menggunakan kapal laut dari Pelabuhan Jangkar menuju Raas dan Sapudi. Dengan demikian, total pemudik yang difasilitasi mencapai 9.230 orang.

Sebagai inovasi baru, seluruh armada bus telah dilengkapi sistem Global Positioning System (GPS) yang terintegrasi dengan aplikasi TransJatim Ajaib. Fitur ini memungkinkan keluarga pemudik memantau posisi bus secara real-time selama perjalanan.

Baca juga: Bersama 1.125 Masyarakat, Gubernur Khofifah Gelar Aksi Bersih Sampah dan Tanam Pohon di HLH Sedunia 2026

Khofifah menjelaskan, keberhasilan program ini diukur dari dua aspek utama, yakni keselamatan dan ekonomi. Dari sisi keselamatan, program ini mendorong masyarakat beralih dari sepeda motor ke transportasi umum yang lebih aman, sehingga diharapkan mampu menekan angka kecelakaan hingga mendekati nol.

Upaya peningkatan keselamatan juga diperkuat melalui pembangunan infrastruktur pendukung, seperti palang pintu dan pos jaga di perlintasan sebidang kereta api.

Atas komitmen tersebut, Khofifah menerima penghargaan dari Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) sebagai pemrakarsa pembangunan palang pintu dan pos jaga kereta api terbanyak, yakni 132 unit.

Dari sisi ekonomi, program mudik gratis dinilai mampu meringankan beban biaya perjalanan masyarakat, terutama bagi mereka yang ingin merayakan Lebaran di kampung halaman.

Baca juga: Jawa Timur Jadi Contoh Pengelolaan Lingkungan, Menteri LH Apresiasi Langkah Khofifah

Dalam kesempatan tersebut, Khofifah juga membagikan paket snack dan air mineral kepada para pemudik, serta menyerahkan kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada perwakilan sopir dan kru sebagai bentuk perlindungan kerja.

Di akhir sambutannya, ia mengingatkan seluruh peserta untuk menjaga kesehatan dan mematuhi aturan selama perjalanan. Ia juga membagikan tips mudik aman dengan prinsip 4S, yakni siap kendaraan, siap pengemudi, siap aturan, dan siap doa.

“Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 H, mohon maaf lahir dan batin. Semoga perjalanan panjenengan semua lancar dan selamat sampai tujuan,” pungkasnya.

Editor : Abdul Aziz Qomar

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru