Ledakan Saat Tarawih di Masjid Jember, Satu Jemaah Alami Gangguan Pendengaran

Reporter : Muhammad Hatta
Polisi melakukan olah TKP di lokasi ledakan di Masjid Raya Pesona, Jember. (Dok)

KLIKJATIM.Com | Jember – Suara ledakan mengejutkan para jemaah yang tengah melaksanakan Salat Tarawih di Masjid Raya Pesona, Kompleks Perumahan Pesona Raya Regency, Kelurahan Patrang, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Senin (16/3/2026) sekitar pukul 19.30 WIB. Insiden tersebut mengakibatkan satu orang jemaah mengalami gangguan pendengaran dan harus mendapatkan perawatan medis.

Ledakan terjadi ketika salat Tarawih masih berlangsung. Sejumlah jemaah yang mendengar suara keras langsung panik dan berlarian keluar dari dalam masjid. Sumber suara ledakan diketahui berasal dari area dekat tempat wudhu laki-laki.

Baca juga: Jember Pecahkan Dua Rekor MURI Lewat Kirab 527 Ancak Agung dan Gunungan 1.600 Suwar-suwir

Takmir Masjid Raya Pesona, Muhammad Fadil, mengaku tidak berada di lokasi saat kejadian berlangsung. Ia memperoleh informasi dari para jemaah yang menjadi saksi peristiwa tersebut.

“Terus terang saat kejadian saya tidak berada di sini. Informasi yang saya terima berasal dari kesaksian para jemaah yang sedang melaksanakan salat,” ujar Fadil.

Menurutnya, suara ledakan terdengar cukup keras hingga terdengar sampai ke jalan depan dan kawasan permukiman sekitar. Peristiwa tersebut diperkirakan terjadi saat jemaah sedang melaksanakan Salat Tarawih pada rakaat ke-14.

“Ledakannya cukup keras sampai terdengar ke kampung sebelah. Kejadiannya sekitar pukul 19.30 WIB,” jelasnya.

Akibat kejadian tersebut, satu orang jemaah dilaporkan mengalami gangguan pendengaran akibat kerasnya suara ledakan. Korban kemudian dilarikan ke Unit Gawat Darurat (UGD) RSD dr. Soebandi Jember untuk mendapatkan penanganan medis.

Baca juga: Tiga Nelayan Jember Hilang Diterjang Ombak, SAR Perluas Pencarian hingga 48 Mil Laut

“Saya mendapat informasi ada satu korban yang terdampak suara ledakan dan saat ini masih menjalani penanganan di UGD karena mengalami gangguan pendengaran,” tambahnya.

Selain menyebabkan korban, ledakan juga mengakibatkan kerusakan pada sejumlah bagian bangunan masjid, seperti plafon, etalase buku, serta roster di sekitar lokasi yang diduga menjadi sumber ledakan. Ledakan diduga berasal dari sebuah lemari lama yang sudah tidak digunakan.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Jember AKP Angga Riatma menyatakan pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab ledakan tersebut. Area lokasi kejadian juga telah dipasangi garis polisi.

“Kami masih melakukan penyelidikan dan untuk sementara lokasi kami status quo. Kami mengimbau masyarakat agar tidak mendekati lokasi ledakan,” ujarnya.

Baca juga: 58 Mahasiswa Asal NTT Kuliah di UNEJ, 6 dari Daerah Terdampak Gempa Jadi Perhatian Kampus

Polisi juga akan berkoordinasi dengan tim penjinak bom (Jibom) untuk melakukan sterilisasi serta pemeriksaan lebih lanjut di lokasi kejadian. Untuk sementara waktu, aktivitas di masjid dihentikan hingga proses penyelidikan selesai.

“Tim Jibom saat ini dalam perjalanan menuju lokasi,” pungkasnya.

Jika Anda mau, saya juga bisa membuat versi berita yang lebih tajam untuk portal online (lebih padat, lebih “klik”) dengan beberapa pilihan judul alternatif.

Editor : Abdul Aziz Qomar

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru