KLIKJATIM.Com | Lamongan – Pemerintah Kabupaten Lamongan menggelar kegiatan Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Ulama serta Umaro se-Kabupaten Lamongan pada Senin (16/3/2026) di Pendopo Lokatantra.
Momentum bulan suci Ramadan ini dimanfaatkan sebagai ruang untuk mempererat ukhuwah sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, pemuka agama, dan seluruh elemen masyarakat dalam membangun daerah yang semakin sejahtera.
Baca juga: Stasiun Lamongan Layani Lebih dari 7.200 Penumpang Periode Libur Panjang
Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, menekankan pentingnya menjaga harmoni antara pemimpin dan ulama sebagai fondasi pembangunan. Tradisi pertemuan rutin ini dianggap sebagai simbol kuatnya kebersamaan di Kabupaten Lamongan.
“Semoga di bulan Ramadan ini kita semua mendapatkan petunjuk dari Allah SWT. Tradisi silaturahmi ulama dan umaro yang setiap tahun kita laksanakan di Pendopo ini menjadi simbol bahwa kebersamaan kita terus terjaga dan tersambung demi kejayaan Lamongan,” tutur Bupati yang akrab disapa Pak Yes tersebut.
Dalam kesempatan itu, Pak Yes menyampaikan bahwa berbagai capaian pembangunan terus diupayakan bersama Wakil Bupati Dirham Akbar Aksara. Komitmen tersebut mencakup pembangunan fisik maupun non-fisik guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Baca juga: Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Pak Yes: Nilai Pancasila Hidup dan Tumbuh di Lamongan
Salah satu sektor unggulan adalah program Jamula (Jalan Mantap dan Alus Lamongan). Hingga tahun 2025, data pemerintah mencatat tingkat kemantapan jalan daerah telah mencapai 24.700 meter atau sekitar 60,21 persen. Program ini diharapkan mampu memperlancar distribusi hasil pertanian dan memperkuat ekonomi lokal.
Selain infrastruktur, sektor pertanian sebagai lumbung pangan Jawa Timur tetap menjadi prioritas utama melalui peningkatan produksi padi dan luas tanam. Pak Yes juga memaparkan keberhasilan program nasional yang berjalan beriringan di tingkat daerah, mulai dari penguatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, layanan Cek Kesehatan Gratis, hingga implementasi Makan Bergizi Gratis (MBG).
Keberhasilan berbagai program tersebut tercermin pada indikator makro ekonomi daerah. Perekonomian Kabupaten Lamongan tercatat tumbuh sebesar 5,40 persen pada tahun 2025, meningkat signifikan dibanding tahun 2024 yang berada di angka 4,81 persen. Angka pertumbuhan ini bahkan berhasil melampaui target nasional.
Baca juga: Haul Akbar Wujud Syukur HJL ke-457: Mengetuk Langit demi Ketangguhan Pangan dan Sosial Lamongan
Sejalan dengan pertumbuhan ekonomi, kualitas hidup masyarakat Lamongan juga menunjukkan tren positif. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Lamongan pada tahun 2025 menyentuh angka 76,81.
Capaian ini menjadi bukti adanya peningkatan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh, baik dari aspek ekonomi, akses pendidikan, maupun layanan kesehatan yang semakin merata.
Editor : Fatih