Bahaya Mengancam! Warga Torjun Sampang Keluhkan Kabel Mengelupas yang Tak Kunjung Diperbaiki PLN

Reporter : fadil
BAHAYA: Beberapa kabel terkelupas dan bergelantungan di pohon di Dusun Pal Pal, Desa Dulang, Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang. (Ist)

KLIKJATIM.Com | Sampang – Keseriusan PLN Kabupaten Sampang dalam menangani aduan darurat masyarakat kini tengah menjadi sorotan tajam. Pasalnya, laporan warga terkait adanya kabel listrik yang mengelupas dan membahayakan keselamatan jiwa di Dusun Pal Pal, Desa Dulang, Kecamatan Torjun, hingga kini belum mendapatkan tindakan nyata di lapangan.

Kondisi ini memicu kekhawatiran mendalam, terutama karena posisi kabel yang mengelupas tersebut bergelantungan di pepohonan dan menjuntai hingga ke area persawahan warga. Situasi ini dinilai sangat kritis mengingat saat ini wilayah tersebut sedang memasuki masa panen padi.

Baca juga: 9,2 GW Proyek PLTA dan PLTM PLN Masuk Tahap Eksekusi, Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Warga setempat mengaku dihantui rasa was-was saat harus turun ke sawah. Keberadaan kabel terbuka di tengah genangan air atau tanaman yang basah menjadi ancaman nyata terjadinya kecelakaan sengatan listrik (tersetrum).

"Kebetulan sekarang musim panen padi, jadi kami khawatir terhadap keselamatan kami dan masyarakat lain," jelas Zaini, salah seorang warga terdampak, pada Senin (23/2/2026).

Masyarakat mengaku tidak tinggal diam. Mereka telah melaporkan temuan tersebut kepada PLN Sampang dengan menyertakan bukti kuat berupa foto dan video yang menunjukkan kondisi darurat kabel tersebut.

Baca juga: Aktivitas Meningkat, Bandara Notohadinegoro Jember dan Basarnas Teken PKS Tanggap Darurat Penerbangan

Awalnya, pihak PLN memberikan respons yang tampak serius dengan dan menjanjikan tindak lanjut segera. Selain itu PLN juga sudah meminta titik lokasi pasti (share location) dan telah meminta nomor telepon warga yang bisa dihubungi petugas lapangan.

Namun, fakta di lapangan berbicara lain. Hingga berita ini diturunkan, belum ada petugas yang datang untuk melakukan perbaikan. Pihak PLN dilaporkan hanya memberikan komentar singkat bahwa kabel tersebut merupakan sambungan lama, tanpa memberikan solusi pengamanan segera.

Baca juga: Menerapkan Prinsip CSV, Program TJSL PLN Dorong Kemandirian Ekonomi dan Pelestarian Lingkungan di Berbagai Daerah

Ketidaksigapan ini membuat warga mempertanyakan standar pelayanan PLN dalam menerima aduan masyarakat, terutama untuk kategori masalah yang bersifat urgent atau mendesak. Warga berharap pihak PLN tidak menunggu jatuh korban jiwa sebelum melakukan perbaikan.

Masyarakat Dusun Pal Pal mendesak agar tim teknis segera turun ke lokasi untuk membenahi kabel-kabel yang terkelupas tersebut, sehingga aktivitas pertanian yang merupakan sumber mata pencaharian utama warga dapat kembali berjalan dengan aman dan lancar.

Editor : Fatih

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru