KLIKJATIM.Com l Surabaya - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa minta mubaligh ikut aktif mengedukasi masyarakat tentang bahaya Covid-19, Jum'at (8/5/20). Hal itu disampaikan saat menerima silaturahmi Badan Koordinasi Mubaligh Indonesia (Bakomubin) Jatim di Gedung Grahadi Surabaya.
"Saya berharap besar para mubaligh, ustadz, maupun tokoh-tokoh agama di Jatim bisa aktif turut membantu pemerintah mensosialisasikan tentang bahayanya covid-19 kepada masyarakat luas, termasuk cara pencegahannya," kata Khofifah.
Baca juga: Lewat Revolusi 888, SGN Pacu Kinerja Pabrik Gula Hingga Tembus Rendemen 8 Persen
[irp]
Orang nomor satu di Jatim itu mengatakan, peran mubalig sangat strategis bersama pemerintah untuk menginformasikan kepada khalayak umum dan memberi penjelasan secara ilmiah dalam perspektif positif kepada masyarakat bagaimana menghadapi wabah.
Dengan begitu, masyarakat bisa lebih bijak dalam menyikapi pandemi Covid-19 ini. "Islam menjabarkan secara detil bagaimana sikap seorang muslim saat berhadapan dengan wabah penyakit. Nah, para mubaligh bisa menambahkan pesan tentang harus memakai masker, penerapan physical distancing, jangan dulu mudik, dan lain sebagainya," imbuhnya.
Baca juga: Semarakkan HUT ke-81 RI, Bupati Yes Buka Sound Festival Kemerdekaan 2026 di Kawasan Gajah Mada
[irp]
Selain itu, Ketua Majelis Syuro Bakomubi, Iswandi Idris menyampaikan, pihaknya akan mendukung dan membantu program dalam peraturan yang dikelola oleh pemerintah provinsi Jatim.
Baca juga: Viral Video Dugaan Bullying Siswi SD di Jember, Dipicu Masalah TikTok dan Cinta Monyet
"Jadi sekarang saya ingin bersama Ibu Gubernur dengan Pemerintah Jawa Timur sepenuhnya membantu apa yang kami bisa, kemarin saya rapat dengan sekitar 100 Muballigh yang menyatakan sangat mendukung peraturan Gubernur dan protokol-protokol kesehatan, mendukung lahir batin termasuk menyerukan kepada para jamaah," tegasnya. (bro)
Editor : Redaksi