Jelang Ramadan, Penjualan Kurma di Pasar Tanjung Jember Melonjak hingga 70 Persen

Reporter : Muhammad Hatta
Penjual kurma di Pasar Tanjung Jember melayani pembeli menjelang Ramadan. (Hatta/Klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Jember – Menyambut datangnya bulan suci Ramadan, penjualan kurma di sejumlah pusat perbelanjaan dan toko oleh-oleh di Kabupaten Jember mengalami peningkatan signifikan. Buah yang identik dengan sunnah berbuka puasa ini menjadi salah satu komoditas paling diburu masyarakat.

Pantauan di kawasan Pasar Tanjung Jember pada Selasa (17/2/2026) menunjukkan etalase toko dipenuhi beragam jenis kurma. Aktivitas jual beli pun tampak lebih ramai dibanding hari biasa.

Baca juga: Bea Cukai Jember Gagalkan Penyelundupan 4,7 Juta Batang Rokok Ilegal, Nilai Rp6,6 Miliar

Salah seorang pedagang, Alwi Al-Habsji, mengungkapkan bahwa lonjakan penjualan mulai terasa sejak H-7 Ramadan.

“Alhamdulillah, dari tadi banyak yang membeli kurma. Penjualannya bisa meningkat hingga 60 sampai 70 persen,” ujarnya.

Ia menjelaskan, tersedia berbagai jenis kurma seperti Sukari, Mesir, Ajwa, Ruthob, dan Palestine. Perbedaannya terletak pada tekstur, tingkat kelembutan, kadar air (basah atau kering), hingga ukuran buah.

Menurut Alwi, kurma Mesir menjadi yang paling diminati karena harganya relatif terjangkau. Untuk ukuran 10 kilogram, kurma Mesir dibanderol sekitar Rp220 ribu per karton. Sementara kurma Ajwa tetap menjadi pilihan premium dengan harga mencapai Rp800 ribu per karton ukuran 5 kilogram.

“Dari tahun ke tahun, yang paling banyak dibeli tetap kurma Mesir,” tambahnya.

Baca juga: Hanyut 5 Hari, Pria Asal Banyuwangi Ditemukan Meninggal di Sungai Jember

Sempat terjadi kendala pasokan akibat pembatasan impor buah, namun kini distribusi kurma kembali stabil seiring meningkatnya permintaan menjelang Ramadan.

Hal senada disampaikan pedagang lainnya, Muhammad Ismail. Ia mengaku omzetnya melonjak drastis saat memasuki Ramadan.

“Antusiasme pembeli sangat tinggi. Omzet tentu naik dibanding hari normal,” katanya.

Baca juga: Program ESDM Dipertanyakan, 5 Motor Listrik Konversi Pemkab Jember Diduga Mangkrak dan Tak Terawat

Jika pada hari biasa ia hanya meraup sekitar Rp300 ribu per hari, saat Ramadan pendapatannya bisa mencapai Rp2 juta hingga Rp3 juta per hari. Meski begitu, lonjakan tersebut biasanya hanya terjadi pada pekan pertama Ramadan dan kembali meningkat menjelang Lebaran.

Sementara itu, salah satu pembeli, Nailin, mengaku rutin membeli kurma setiap menjelang puasa.

“Saya beli kurma jenis Palestine untuk persiapan puasa. Rasanya kurang lengkap kalau Ramadan tanpa kurma,” tuturnya.

Editor : Abdul Aziz Qomar

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru