KLIKJATIM.Com | Surabaya – Dalam rangka memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional Tahun 2026, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 menyelenggarakan Safety Forum K3 sebagai wujud nyata komitmen perusahaan memperkuat budaya keselamatan kerja yang berkelanjutan.
Mengusung tema “CSMS: Meningkatkan Kinerja Keselamatan Kerja Kontraktor”, forum ini memfokuskan pembahasannya pada penguatan implementasi Contractor Safety Management System (CSMS) yang dinilai sangat krusial mengingat tingginya risiko operasional di kawasan pelabuhan.
Kegiatan strategis ini dihadiri oleh jajaran manajemen Pelindo Regional 3 Group, jajaran direksi anak perusahaan, serta para pemangku kepentingan utama.
Hadir pula perwakilan Ketenagakerjaan dan K3 Lalu Lintas Laut KSOP Kelas Utama Pelabuhan Tanjung Perak, perwakilan berbagai asosiasi kepelabuhan, serta mitra usaha yang selama ini bersinergi di area operasional Pelindo.
Executive Director 3 PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 dalam sambutannya menegaskan bahwa keselamatan kerja merupakan elemen fundamental yang tidak bisa ditawar dalam mendukung kinerja operasional pelabuhan. Ia menyampaikan bahwa produktivitas yang tinggi harus selalu berlandaskan pada perlindungan jiwa setiap pekerja.
Baca juga: Dendam Lama Berujung Tragedi Berdarah, Pria di Sampang Tega Sabet Paman dan Adik Kandung
“Kecepatan dan efisiensi operasional harus selalu berjalan seiring dengan keselamatan. Budaya K3 bukan hanya kewajiban, tetapi nilai yang harus tertanam dalam setiap aktivitas kerja, agar setiap insan pelabuhan dapat bekerja dengan aman dan kembali kerumah dengan selamat,” tegas Executive Director 3 Pelindo Regional 3.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Bidang Lalu Lintas Laut KSOP Kelas Utama Pelabuhan Tanjung Perak turut menyampaikan bahwa aspek keselamatan pelayaran dan keselamatan kerja di darat merupakan satu kesatuan yang saling mengikat. Dukungan regulator terhadap langkah operator pelabuhan dinilai sangat penting untuk menciptakan standar keamanan yang seragam.
“Keselamatan Pelayaran dan Keselamatan kerja di kawasan pelabuhan merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Sinergi antara regulator, operator pelabuhan dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci dalam memastikan kelancaran arus lalu lintas laut yang aman, tertib, dan sesuai ketentuan. Kami mengapresiasi komitmen Pelindo Regional 3 melalui penyelenggaraan Safety Forum K3 ini sebagai langkah konkret dalam memperkuat implementasi keselamatan di seluruh aktivitas pelabuhan,” jelasnya.
Baca juga: Kecamatan Kota Belum Terkejar, Perebutan Juara Umum Porkab Bojonegoro Masih Panas
Forum ini juga mendapat dukungan penuh dari berbagai asosiasi industri, di antaranya Ketua Umum Bidang Kepelabuhan dan Kepabeanan ALFI/ILFA, Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi, Pengembangan Sistem Informasi dan Diklat ALFI/ILFA, Ketua DPD APTRINDO, serta Sekretaris APBMI. Kehadiran para pimpinan asosiasi ini menjadi simbol sinergi kuat dalam membangun ekosistem pelabuhan yang aman dan memiliki daya saing tinggi di tingkat nasional maupun internasional.
Melalui momentum ini, Pelindo Regional 3 menegaskan kembali komitmennya untuk terus memperkuat sistem pengelolaan K3. Langkah tersebut akan ditempuh melalui edukasi berkelanjutan, pengawasan terpadu, hingga kolaborasi lintas pemangku kepentingan demi mendukung target Zero Accident serta terus meningkatkan kualitas layanan kepelabuhan nasional yang unggul.
Editor : Fatih