Siswa Sekolah Rakyat Jember Gempar! Ular King Koros Sepanjang 2 Meter Sembunyi di Selokan Sekolah

Reporter : Muhammad Hatta
Petugas Damkarmat Jember mengevakuasi ular King Koros di Sekolah Rakyat.

KLIKJATIM.Com | Jember – Suasana kegiatan belajar mengajar di Sekolah Rakyat Jember mendadak mencekam pada Senin (19/1/2026) siang.

Ratusan siswa dari jenjang SD hingga SMP dilaporkan panik dan berhamburan menjauh setelah seekor ular berukuran besar ditemukan bersembunyi di selokan area sekolah yang berlokasi di Jalan dr. Soebandi, Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Patrang.

Baca juga: HUT ke-16 Klinik Mata KMU, Wabup Dirham Dorong Kolaborasi Perluas Akses Kesehatan Mata yang Inklusif

Laporan adanya ancaman hewan liar tersebut diterima oleh Mako A Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Pemkab Jember sekitar pukul 13.11 WIB, yang langsung direspons dengan pengiriman tiga personel ke lokasi.

Petugas Damkarmat, Aris Setiawan, mengungkapkan bahwa setibanya di lokasi, kondisi sekolah dalam keadaan riuh karena ketakutan siswa. Proses pencarian ular sempat mengalami kendala akibat kondisi selokan yang sempit dan tertutup tumpukan sampah.

"Kesulitannya karena selokannya sempit. Ularnya bersembunyi di bawah tumpukan sampah, jadi kami harus mengeluarkan sampah satu per satu menggunakan senter sampai ularnya terlihat," ujar Aris saat dikonfirmasi di Mako Damkarmat Jember.

Baca juga: Manjakan Lidah di Awal Tahun, Hotel Santika Gresik Luncurkan Iga Bakar Sambal Embe dan Promo Menginap Spesial

Setelah menyisir selama beberapa menit, petugas akhirnya berhasil menjepit ular tersebut dan menariknya keluar dari area selokan.

Meski sebelumnya diduga sebagai ular piton oleh warga sekolah, petugas memastikan bahwa ular tersebut berjenis King Koros (Ptyas carinata). Ular ini diketahui memiliki ukuran yang cukup impresif, yakni mencapai hampir dua meter dengan diameter tubuh sebesar lengan orang dewasa.

"Ularnya besar dan sangat gesit. Meskipun ular jenis King Koros ini tidak berbisa, ukurannya yang besar tetap memicu kepanikan luar biasa di kalangan siswa. Beruntung tidak ada korban dalam kejadian ini," tambah Aris.

Baca juga: Tanggap Bencana Bengawan Jero, Mas Dirham Salurkan Lima Ton Beras Korpri untuk Warga Deket

Menurut analisis petugas, ular King Koros biasanya mendiami area persawahan karena fungsinya sebagai pemangsa tikus. Diduga, ular tersebut masuk ke lingkungan Sekolah Rakyat melalui jaringan selokan yang terhubung dengan area persawahan di sekitar Kecamatan Patrang.

Setelah berhasil diamankan dalam waktu kurang lebih 10 menit, ular tersebut langsung dibawa oleh petugas untuk dilepasliarkan kembali ke habitat alaminya yang jauh dari pemukiman warga. Pihak Damkarmat mengimbau sekolah dan masyarakat untuk rutin membersihkan selokan guna mencegah area tersebut menjadi tempat persembunyian hewan melata.

Editor : Fatih

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru