Pastikan Segera Cair, Komisi II DPRD Sampang Sidak Gudang Alsintan Disperta KP

Reporter : fadil
SIDAK: Komisi II DPRD Sampang saat memeriksa alat pertanian yang belum tersalurkan di Dinas Pertanian. (Fadil/Klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Sampang – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sampang melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Disperta KP) Kabupaten Sampang, Jumat (2/1/2026). Sidak ini dilakukan guna merespons mandeknya penyaluran Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) anggaran tahun 2025 yang hingga kini belum sampai ke tangan petani.

Ketua Komisi II DPRD Sampang, Alan Kaisan, mengungkapkan bahwa langkah ini juga diambil untuk mengantisipasi gejolak di masyarakat. Sebelumnya, muncul informasi bahwa kelompok pemuda dan masyarakat berencana menggelar aksi demonstrasi terkait keterlambatan distribusi alat tersebut.

Baca juga: Apresiasi Loyalitas, 78 Personel Polres Bojonegoro Terima Tanda Kehormatan Negara

"Kami datang untuk memastikan kondisi di lapangan. Kami juga mempertanyakan kendala teknis apa yang menyebabkan alsintan ini belum tersalurkan hingga akhir tahun 2025," tegas Alan di lokasi sidak.

Berdasarkan hasil klarifikasi dengan pihak dinas, Alan menyebutkan bahwa secara regulasi tidak ada masalah dalam penyaluran yang melampaui tahun anggaran, asalkan Surat Keputusan (SK) penerima sudah diterbitkan. Namun, ia menekankan urgensi pemanfaatan alat tersebut bagi para petani.

Baca juga: Petaka Sopir Mengantuk, Xpander Seruduk Motor, PKL, hingga Warung Sembako di Sumenep

"Kami sudah pastikan, ini bukan kesalahan perencanaan. Karena itu, kami instruksikan minggu depan semua alsintan harus sudah tersalurkan kepada petani agar segera bisa dimanfaatkan, meski saat ini sudah melewati puncak musim tanam," tambah politisi tersebut.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Disperta KP) Sampang, Suyono, menyambut baik sidak yang dilakukan legislatif sebagai bentuk dukungan pengawasan. Ia juga mengonfirmasi bahwa rencana aksi demonstrasi oleh masyarakat telah dibatalkan setelah adanya komunikasi lebih lanjut.

Baca juga: Anggaran Sampang Dipangkas, Komisi II DPRD Desak Desa Mandiri dan Berhenti Berpangku Tangan

Suyono menjelaskan bahwa keterlambatan tersebut dipicu oleh kendala teknis tertentu. Bahkan, ia menyebutkan adanya persoalan yang saat ini tengah ditangani oleh pihak kepolisian, namun hal tersebut tidak akan menghambat proses distribusi lebih lama lagi.

"Sesuai instruksi dari Komisi II, kami berjanji akan melaksanakan penyaluran alsintan tersebut dalam minggu ini juga. Kami upayakan secepat mungkin sampai ke kelompok tani," tandas Suyono.

Editor : Fatih

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru