Puluhan Motor di Sumenep Masuk Bengkel, Keluhanya Sama Mbebet Usai Isi BBM

Reporter : Hendra
ILUSTRASI. Seorang mekanik memeriksa mesin sepeda motor di bengkel. (doc. Istimewa/KLIKJATIM.Com)

KLIKJATIM.Com | Sumenep - Dalam sepekan terakhir, sebuah dealer sepeda motor di Kabupaten Sumenep, Madura, dikejutkan oleh lonjakan jumlah pelanggan yang membawa kendaraan dengan kerusakan seragam. 


Situasi ini disebut tidak biasa karena hampir seluruh motor mengalami gangguan pada performa mesin.

Baca juga: Kabupaten Sumenep Pimpin Daerah Berinflasi Terendah di Jawa Timur pada Juni 2026


Irul, salah satu pegawai dealer, mengatakan bahwa para pemilik motor datang dengan keluhan yang mirip, tarikan mesin tidak stabil, motor tersendat ketika dikendarai, hingga mati mendadak di jalan.


“Selama tiga hari ada sekitar 30 kendaraan lebih yang masuk dengan kerusakan serupa,” ujarnya, Senin (17/11).


Setelah dilakukan pemeriksaan, pihak dealer menduga sumber masalahnya berasal dari bahan bakar minyak (BBM) yang tidak murni. Irul menjelaskan bahwa mekanik menemukan indikasi campuran asing di dalam BBM.


“Sepertinya bercampur kayak air, terpisah. Tapi campuran pastinya apa, kami tidak tahu. Yang jelas, kerusakannya karena BBM,” jelasnya saat dikonfirmasi kembali.

Baca juga: Kredit Fiktif Rp182 Juta di BRI Sumenep, Korban Minta Semua yang Terlibat Diadili


Dari sisi pemerintah daerah, Kepala Bagian Perekonomian Setkab Sumenep, Dadang Dedy Iskandar, membenarkan bahwa pihaknya telah mendapat laporan awal mengenai dugaan BBM bermasalah tersebut. 


Meski begitu, ia menegaskan bahwa pemerintah belum mengambil langkah korektif karena proses penelusuran masih berjalan.


“Kita tampung dulu semua informasi. Yang jelas, laporan kendaraan rusak akibat BBM itu sudah ada,” katanya.

Baca juga: Enam ASN Sumenep Terciduk Berada di Luar Kantor Saat Jam Kerja, Satpol PP Bakal Laporkan ke Bupati


Ia menambahkan bahwa dalam waktu dekat, tim akan diterjunkan untuk melakukan pemeriksaan langsung ke sejumlah SPBU di Sumenep. Pemeriksaan ini bertujuan memastikan apakah BBM yang dijual tercampur air atau zat lain yang dapat merusak mesin kendaraan.


“Kalau memang bercampur air, bisa jadi berasal dari tangki penyimpanan SPBU yang bocor. Itu nanti akan kami cek satu per satu,” tuturnya.

Editor : Wahyudi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru