KLIKJATIM.Com | Sampang - Bupati Sampang, H. Slamet Junaidi mengajak seluruh masyarakat untuk saling menguatkan hubungan silahturahmi dan kebersamaan di malam puncak Hari Santri Nasional (HSN) 2025 yang digelar Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) di Alun-alun Trunojoyo, Jumat malam (31/10/2025).
Menurut Bupati Sampang, HSN merupakan momentum penting bagi Bangsa Indonesia. Sebab bisa mengenang jasa santri dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan. Sehingga lahir generasi tangguh, saleh, cinta tanah air dan berjiwa nasionalis.
Baca juga: Telan Anggaran Rp 59 Miliar Lebih, Pembangunan Gedung Poltera Capai 85 Persen
Baginya, santri bukan hanya penjaga nilai keagamaan, tetapi penggerak kemajuan peradaban global. "Namun tetap berpegang teguh pada akhlak dan prinsip Islam yang rahmatan Lil alamin," harap Bupati Sampang.
Dijelaskan, pemerintah daerah juga perlu belajar dari santri, misalnya kedisplinan, keikhlasan, kesederhanaan sebagai fondasi dalam menjalankan roda pemerintahan.
"Kaum santri juga menjadi mitra strategis pemerintah dalam membentuk masyarakat yang religius, berdaya dan beradab," terang H. Idi.
Baca juga: Anggota DPRD Sampang Dukung Siswi MTs 1 Raih Prestasi Nasional
Pemerintah Kabupaten Sampang akan terus bersinergi dengan ulama, pesantren, dan warga Nahdliyyin. Tujuannya, agar pembangunan tidak hanya berupa fisik, melainkan kemajuan moral dan spiritual.
"Karena kemajuan sejati itu, ketika pembangunan dunia selaras dengan nilai-nilai akhirat," ungkapnya.
Baca juga: Berikan Kenyamanan Belajar, Cabang Dinas Pendidikan Sampang Ciptakan Inovasi Astra
Bupati Sampang mengajak untuk bersama-sama menjaga kedamaian, kondusifitas, dan tidak mudah terprovokasi isu yang dapat memecah belah, dan merusak kerukunan dan ketentraman daerah.
"Jadi, sebagai santri dan warga Sampang, kita harus jadi teladan dalam menyebarkan pesan damai, toleransi dan semangat persatuan," tandas Bupati Sampang.
Editor : Wahyudi