KLIKJATIM.Com | Surabaya - Penularan covid-19 untuk klaster pabrik rokok PT HM Sampoerna cukup masif. Hasil pemeriksaan swab PCR yang dilakukan gugus tugas penanganan covid-19 Jawa Timur, ada tambahan 34 orang covid-19. Jumlah ini diperkirakan masih bisa bertambah lagi menunggu swab tahap kedua.
[irp]
Ketua Rumpun Kuratif Gugus Tugas Penanganan COVID-19 di Jatim dr Joni Wahyuhadi menjelaskan, tambahan 34 orang didapat dari hasil pemeriksaan terhadap 100 karyawan pada Kamis (30/4/2020) di RSU dr Soetomo Surabaya. "Hasilnya, ada 34 karyawan yang hasil PCR-nya dinyatakan positif Corona," kata dia.
Kemudian untuk gelombang kedua pengambilan swab yang dilakukan Jumat (1/5/2020) ada 42 karyawan yang diambil swabnya. Namun, hasilnya belum keluar. Dengan tambahan itu, pasien positif corona di Surabaya bertambah 58, menjadi 496 orang.
Joni berharap hasil PCR pada 42 karyawan PT HM Sampoerna terkonfirmasi negatif. Dia tidak membayangkan jika angka positif tinggi, bagaimana ketersediaan bed pada RS di Surabaya.
Baca juga: Gubernur Khofifah Ajak Perkuat Budaya Membaca untuk Wujudkan SDM Berdaya Saing Global
[irp]
Dalam kesempatan itu dr Joni menjelaskan kronologis penularan covid-19 di klaster Sampoerna. Awalnya, hanya ada 2 karyawan yang terkonfirmasi positif Corona dan telah meninggal dunia. "Kedua orang yang sakit itu dimasukkan ke RS, ke poliklinik kemudian meninggal dibawa ke RS dilakukan tracing orang sekitarnya," kata Joni.
Baca juga: Wujudkan Green Port Berbasis Riset, Terminal Teluk Lamong Gandeng BRIN Kebun Raya Purwodadi
Lalu, kata dia, dikumpulkan 165 orang yang dekat atau kontak dengan karyawan tersebut. 165 Karyawan itu langsung diambil swabnya untuk dilakukan PCR, namun hasilnya belum keluar.
Tak selesai di situ, Joni menyebut pihaknya kembali melakukan tracing dan melakukan rapid test pada 323 karyawan lainnya. Hasilnya, 100 karyawan tersebut reaktif atau dinyatakan positif rapid test. (hen)
Editor : Redaksi