KLIKJATIM.Com | Gresik – Di tengah pesatnya industrialisasi yang menjadikan Gresik sebagai salah satu pusat ekonomi Jawa Timur, sektor pertanian tetap memiliki peran penting sebagai penopang ketahanan pangan daerah. Hal ini disampaikan Wakil Bupati Gresik, Asluchul Alif, saat menghadiri kegiatan pembinaan Himpunan Petani Pemakai Air (HIPPA) yang digelar Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), Rabu (15/10/2025).
Dalam kesempatan itu, Wabup Alif menegaskan bahwa sektor pertanian tidak boleh dipandang sebelah mata. Menurutnya, keberhasilan menjaga ketahanan pangan nasional berawal dari upaya menjaga kualitas dan ketersediaan irigasi yang baik.
Baca juga: Pererat Sinergi Ulama–Umara, Kapolres Gresik Silaturahmi ke MUI
“Hari ini panjenengan hadir, silakan menyampaikan uneg-uneg yang ada. Sampaikan, nanti kita perbaiki. Gresik potensi pertaniannya sangat tinggi, kota industri, tapi pertanian kita tetap nomor lima. Ketahanan pangan yang diminta Presiden agar bisa terpenuhi memerlukan irigasi yang optimal,” ujar Alif.
Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, petani, desa, dan kelembagaan pertanian seperti HIPPA dalam menjaga produktivitas lahan.
Baca juga: Dosen FISH UNESA Bersama PPI Taiwan Dorong Penguatan Identitas Budaya Diaspora Indonesia
“Kita membutuhkan keadaan nyata di lapangan. Tidak mungkin Pemkab Gresik bekerja sendiri, karena kita memerlukan kolaborasi dengan panjenengan semua,” imbuhnya.
Baca juga: Promo Spesial Hari Listrik Nasional ke-80, Tambah Daya Listrik Diskon 50%Sementara itu, Kepala Dinas PUTR Gresik, Dhiannita Tri Astuti, dalam laporannya menyebutkan bahwa saat ini terdapat 220 HIPPA yang aktif mengelola jaringan irigasi seluas hampir 14.000 hektare. Sebagian di antaranya telah mandiri, bahkan ada yang berhasil meraih penghargaan di tingkat nasional.
“Air adalah jantung pertanian. Infrastruktur irigasi tidak akan berfungsi tanpa partisipasi petani yang aktif. Karena itu pembinaan seperti ini penting untuk memperkuat kapasitas HIPPA agar petani bisa semakin berdaya,” jelas Dhiannita.
Acara pembinaan tersebut dihadiri oleh pengurus HIPPA dari delapan kecamatan di Kabupaten Gresik. Selain menjadi forum penyampaian program pemerintah, kegiatan ini juga menjadi wadah bertukar pengalaman antarpetani dalam upaya memperkuat sistem irigasi dan menjaga keberlanjutan sektor pertanian di tengah tantangan industrialisasi. (qom)
Editor : Abdul Aziz Qomar