Telan Anggaran Rp 3,8 Miliar, Pelabuhan Wisata Kalianget Masih Mangkrak

klikjatim.com
MANGKRAK: Potret kondisi pelabuhan wisata di Kalianget menghabiskan anggaran Rp 3,87 miliar lebih namun hingga saat ini masih mangkrak. (Istimewa/KLIKJATIM.Com)

KLIKJATIM.Com | Sumenep - Pembangunan Pelabuhan Wisata Kalianget menelan anggaran hingga Rp 3,87 miliar lebih. Namun, hingga kini keberadaannya belum memberi kontribusi nyata terhadap perekonomian daerah.

Menyikapi hal itu, DPRD Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, mendesak pemerintah daerah agar segera memfungsikan fasilitas tersebut supaya dapat mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD).

Baca juga: Warga Batang Batang Daya Geruduk PLN Sumenep, Protes Kabel Listrik Melintas Lahan Tanpa Izin

Pelabuhan wisata ini dibangun dalam tiga tahap, masing-masing pada 2021, 2022, dan 2024. Sumber dananya berasal dari bantuan keuangan provinsi serta APBD Kabupaten Sumenep.

Anggota Komisi III DPRD Sumenep, Wiwid Harjo Yudanto, menegaskan sejak awal pihaknya mendukung pembangunan pelabuhan baik di Kalianget maupun Talango. Menurutnya, tujuan utama proyek ini adalah untuk memperlancar arus penyeberangan di jalur Kalianget–Talango yang kerap padat.

“Dengan adanya pelabuhan yang dibangun pemkab, diharapkan kemacetan di jalur penyeberangan Kalianget–Talango bisa berkurang,” ujarnya, Selasa (23/9).

Baca juga: Kejari Sumenep Kembalikan Rp2,8 Miliar ke Kas Negara Lewat Bidang Datun
Selain untuk memperlancar transportasi, pelabuhan tersebut diproyeksikan mampu meningkatkan PAD. Pasalnya, lokasinya dinilai strategis karena berdekatan dengan terminal milik Pemkab Sumenep. Jika pelabuhan difungsikan, terminal itu otomatis lebih hidup dan memberikan dampak ekonomi positif.

Baca juga: Kades Pragaan Daya Sumenep Ditangkap, Diduga Korupsi ADD

“Banyak keuntungan yang bisa diperoleh jika pelabuhan ini difungsikan. Salah satunya, meningkatkan PAD kita,” tambah Wiwid.

Sayangnya, meski menelan dana miliaran rupiah, fasilitas tersebut belum juga beroperasi maksimal. Wiwid pun menegaskan agar Pemkab segera mengambil langkah konkrit.

“Kami mendesak agar pelabuhan wisata ini segera difungsikan untuk mendukung penyeberangan Kalianget–Talango,” tegasnya.

Baca juga: Bank BRI Sumenep Didemo PMII UNIJA, Dugaan Kredit SK Pensiun Dipersoalkan

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Disperkimhub) Sumenep, Yayak Nurwahyudi, membantah anggapan bahwa pelabuhan wisata Kalianget tidak beroperasi. Menurutnya, pihaknya masih menata sekaligus berkoordinasi dengan pemilik kapal dan pihak terkait lainnya.

“Pelabuhan sedang dalam tahap penataan. Nantinya, penyeberangan menuju Asta Yusuf akan dialihkan ke arah terminal, kemudian lanjut ke dermaga wisata,” pungkas Yayak. (qom)

Editor : Hendra

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru