GM FKPPI Luncurkan Program 'JAGAT' untuk Jaga Ketertiban dengan Gotong Royong

klikjatim.com
Ketua Umum GM FKPPI, Dwi Rianta Soerbakti.

KLIKJATIM.Com | Jakarta - Generasi Muda Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (GM FKPPI) secara resmi meluncurkan program nasional bernama Jaga Warga Terpadu (JAGAT). Program ini merupakan inisiatif internal GM FKPPI untuk meningkatkan kewaspadaan dini dan menjaga ketertiban umum di masyarakat, berlandaskan tradisi gotong royong dan guyub rukun.

Ketua Umum GM FKPPI, Dwi Rianta Soerbakti, menjelaskan bahwa program ini adalah murni gagasan internal, bukan perintah dari pihak lain.

Baca juga: Aktivitas Meningkat, Bandara Notohadinegoro Jember dan Basarnas Teken PKS Tanggap Darurat Penerbangan

"Kami bersama-sama masyarakat dan TNI-Polri siap untuk tetap menjaga kondusivitas agar tidak terjadi kerusuhan dan anarkisme. Jadi, JAGAT ini bukan Pamswakarsa berbau Orde Baru, dan jangan dibawa ke arah konotasi negatif," tegasnya.

Baca Juga : Ini Pesan Wantimpus, GM FKPPI Wajib Netral dan Hindari Politik Partisan di Pemilu 2024
Program JAGAT telah diimplementasikan di berbagai provinsi besar sejak minggu pertama September 2025, termasuk DKI Jakarta, Jawa Timur, dan Sumatera Utara. Tujuannya adalah sebagai langkah preventif untuk mencegah aksi anarkis dan potensi penjarahan.

Menurut Sekretaris Jenderal GM FKPPI, Ari Garyanida, nama JAGAT diputuskan melalui rapat pleno karena dianggap lebih merangkul masyarakat dan sejalan dengan nilai-nilai luhur bangsa. Meskipun berlandaskan pada payung hukum Pengamanan Swakarsa (Pamswakarsa), organisasi ini memilih nama JAGAT untuk menyesuaikan dengan nilai-nilai keragaman dan kearifan lokal.

Baca juga: Menerapkan Prinsip CSV, Program TJSL PLN Dorong Kemandirian Ekonomi dan Pelestarian Lingkungan di Berbagai Daerah

Kegiatan utama dalam program ini meliputi menghidupkan kembali tradisi Siskamling atau patroli keamanan lingkungan, membantu pendataan warga pendatang, terlibat dalam kegiatan rehabilitasi sosial, dan berkoordinasi rutin dengan Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan tokoh masyarakat.

Baca Juga : Kolaborasi dengan GP Ansor dan FKPPI, Pemkab Sidoarjo Gelar Pasar Murah di Alun-alun
GM FKPPI juga menegaskan posisinya sebagai organisasi yang independen dan memahami aspirasi masyarakat, termasuk mahasiswa.

"GM FKPPI wajib mengawal kritik dan aspirasi tersebut selama disuarakan secara konstruktif, bukan destruktif," ujar Dwi Rianta.

Baca juga: Targetkan 100 Truk Peti Kemas, Pelindo Terminal Petikemas dan Pelindo Regional 3 Gelar Uji Emisi di TTL dan TPS

Seluruh kegiatan program dilaporkan secara digital melalui aplikasi resmi organisasi untuk memastikan koordinasi yang solid dari tingkat pusat hingga kecamatan. (yud) 

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru