Sapi Sonok, Perpaduan Tradisi dan Estetika di Sumenep

klikjatim.com
Pesona sapi sonok yang terlihat anggun saat berjejer di ajang Festival Sapi Sonok 2025 Sumenep. (dok. M.Hendra.E/KLIKJATIM.Com)

KLIKJATIM.Com | Sumenep  - Sebanyak 36 pasangan sapi sonok menampilkan performa menawan dalam ajang Festival Sapi Sonok yang berlangsung di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Kegiatan ini dihelat di area timur Gedung Olahraga (GOR) A. Yani Panglegur dan menyedot antusiasme masyarakat serta para pelancong yang hadir.

Baca juga: Pamit ke Ladang Usai Ashar, Lansia di Sumenep Ditemukan Meninggal Dunia

Mengenakan hiasan adat khas Madura, sapi-sapi tersebut melenggang anggun diiringi irama musik tradisional saronen. 

Di bawah kendali para joki, langkah-langkah para sapi membentuk formasi yang serasi, menyerupai peragaan busana di atas panggung catwalk dalam versi budaya lokal.

“Festival sapi sonok ini bisa dianggap sebagai fashion show untuk sapi. Ini membuktikan bahwa masyarakat Sumenep sangat memperhatikan aspek estetika, etika, serta filosofi dalam merawat hewan ternaknya,” ucap Didik Wahyudi, Asisten Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep saat menyampaikan sambutan mewakili Bupati, Minggu (3/8).

Lebih dari sekadar tontonan, kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk nyata upaya menjaga dan melestarikan warisan budaya tradisional Madura, khususnya dalam aspek peternakan sapi.

Baca juga: Sekda Sumenep Singgung Skandal BSPS 2024, Minta Program Tahun Ini Bersih dari Praktik Potongan dan Mark Up

Setiap pasangan sapi dinilai dari berbagai aspek seperti keharmonisan gerak, keindahan ornamen yang dikenakan, hingga kekompakan saat berjalan bersama, yang mencerminkan dedikasi dan rasa cinta para peternak terhadap hewan peliharaannya.

Didik juga menekankan bahwa membudidayakan sapi sonok bukanlah hal yang mudah, karena mengandung nilai-nilai luhur seperti kesabaran, ketekunan, serta penghormatan terhadap budaya leluhur.

“Tradisi semacam ini harus terus dilestarikan dan diteruskan kepada anak cucu kita agar tidak hilang ditelan zaman,” ungkapnya lagi.

Baca juga: Keluarga Korban Datangi BRI Sumenep, Desak Pengembalian Dana Pensiun yang Dipotong

Pemerintah Kabupaten Sumenep optimis bahwa event unik seperti festival sapi sonok dapat terus digelar setiap tahun, tidak hanya sebagai bagian dari pelestarian budaya, tetapi juga sebagai magnet wisata budaya yang mengangkat identitas Madura ke level nasional hingga mancanegara. (ris)

Editor : Hendra

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru