Kabupaten Lamongan Targetkan Swasembada Pangan Nasional Melalui Tanam Padi Musim Ketiga

klikjatim.com
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi atau yang akrab disapa Pak Yes, bersama Direktur Perlindungan Tanaman Pangan Ardi Praptono, memulai tanam padi musim tanam ketiga (MT III) di Desa Kedungrembug.

KLIKJATIM.Com | Lamongan – Bupati Lamongan Yuhronur Efendi atau yang akrab disapa Pak Yes, bersama Direktur Perlindungan Tanaman Pangan Ardi Praptono, memulai tanam padi musim tanam ketiga (MT III) di Desa Kedungrembug, Sukodadi, pada Jumat (1/8/2025). Langkah ini merupakan bagian dari upaya serius Kabupaten Lamongan untuk mendukung swasembada pangan nasional.

Dalam sambutannya, Pak Yes menegaskan komitmen Lamongan sebagai lumbung pangan nasional. Dengan lahan baku seluas 96.095,9 hektar, Kabupaten Lamongan menargetkan tanam seluas 192.373 hektar. Target tersebut diupayakan tercapai melalui berbagai cara, termasuk pelaksanaan MT III dan penggunaan lahan kosong secara optimal.

Baca juga: Lewat Revolusi 888, SGN Pacu Kinerja Pabrik Gula Hingga Tembus Rendemen 8 Persen

"Sebagai lumbung pangan nasional, Kabupaten Lamongan siap mencapai swasembada pangan. Banyak hal sudah kami upayakan, termasuk MT III ini, agar target yang ditetapkan bisa tercapai," ujar Pak Yes.

Baca Juga : Sambut HUT Ke-80 RI, INI dan IPPAT Lamongan Gelar Donor Darah Serentak
Panen dari MT III yang dimulai pada bulan Agustus ini diperkirakan akan berlangsung pada Oktober mendatang.

Baca juga: Sambut HUT ke-81 RI, Gressmall Gelar Merdeka Cup 3x3 Basketball 2026 di Giri Elevation Court

Di lokasi yang sama, Direktur Perlindungan Tanaman Pangan Ardi Praptono, selaku penanggung jawab swasembada pangan Jawa Timur, melaporkan kondisi di wilayah Sukodadi sangat kondusif. Ketersediaan air, pupuk, dan benih dipastikan aman.

Namun, ia juga menyoroti kebutuhan petani akan teknologi modern, seperti mesin combine harvester. Permintaan ini dianggap wajar untuk mendukung kemajuan pertanian. "Kami siap mengawal bantuan combine," kata Ardi Praptono.

Baca Juga : YKI Lamongan Dikukuhkan, Komitmen Tangani Kanker dengan Layanan Lengkap
Dialog dengan para petani juga mengungkapkan dua kebutuhan utama untuk meningkatkan produktivitas. Pertama, perbaikan infrastruktur jalan pertanian di daerah Sukodadi agar mobilitas lebih lancar. Kedua, pengerukan penampungan air setempat untuk memastikan ketersediaan air yang cukup, yang menjadi kunci utama keberhasilan tanam. (yud) 

Baca juga: Semarakkan HUT ke-81 RI, Bupati Yes Buka Sound Festival Kemerdekaan 2026 di Kawasan Gajah Mada

Editor : Rozy

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru