Ratusan Warga Saksikan Rekonstruksi Perampokan Berdarah di Desa Imaan Kabupaten Gresik

Reporter : Abdul Aziz Qomar
Tersangka Midhol, saat mempergakan aksinya dalam rekonstruksi (Dok/Klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Gresik – Ratusan warga memadati area rumah Wardatun Toyibah, korban perampokan disertai pembunuhan di Desa Imaan, Kecamatan Dukun, Gresik, Senin 7 Juli 2025. Mereka datang dari berbagai usia, mulai dari anak-anak hingga orang tua, demi menyaksikan jalannya rekonstruksi kasus berdarah yang terjadi pada 16 Maret 2024 lalu.

Untuk mengamankan lokasi dan kelancaran proses reka ulang, polisi memasang garis pembatas di sejumlah titik, termasuk di rumah korban dan rumah tersangka utama, Midhol.

Baca juga: Pertahankan TOP CSR #Star 5 Selama Lima Tahun, Petrokimia Gresik Borong Penghargaan Nasional

Rekonstruksi dimulai dari rumah Midhol, yang menjadi lokasi perencanaan aksi. Ia bersama rekannya, Asrofin, mempersiapkan perampokan tersebut secara detail, termasuk cara membobol rumah korban lewat pintu belakang menggunakan linggis.

Sebanyak 33 adegan diperagakan oleh tersangka Midhol di empat tempat kejadian perkara (TKP) berbeda. Warga tampak riuh saat Midhol turun dari mobil Satreskrim Polres Gresik. Banyak dari mereka merekam jalannya rekonstruksi dari luar garis polisi, terutama saat adegan penusukan korban dengan pisau dan pengambilan uang ratusan juta rupiah.

Baca juga: Ditangkap di Kalimantan, Tersangka Utama Perampokan dan Pembunuhan Ibu Rumah Tangga Tiba di Gresik Berkursi Roda
Petugas dari Sat Samapta dan Satreskrim Polres Gresik diturunkan penuh untuk menjaga ketertiban warga. Menurut KBO Satreskrim Polres Gresik, Iptu Muhammad Nur Setyabudi, seluruh adegan berjalan lancar meskipun disaksikan oleh ratusan warga.

Baca juga: Puluhan Ribu Jamaah Diprediksi Hadiri Haul Habib Abu Bakar Assegaf di Gresik, Simak Titik Parkirnya

“Total ada 33 adegan, mulai dari perencanaan, aksi, hingga pelarian. Rekonstruksi berlangsung aman dan tertib berkat dukungan sekitar 100 personel gabungan dari Polres dan Polsek Dukun,” jelas Iptu Nur Setyabudi.

Hasil rekonstruksi sementara menunjukkan bahwa Midhol melakukan penusukan di leher dan perut korban. Namun, tidak ditemukan fakta baru dari adegan tersebut. Proses selanjutnya adalah pemberkasan dan rilis resmi dari kepolisian.

Baca juga: Piala Manu SF Cup 1 feat Sukorejo BC Dibanjiri Peserta, Ratusan Kicaumania Padati Arena Gantangan Dukun

Sementara itu, Kasat Samapta Polres Gresik, AKP Heri Nugroho, menambahkan bahwa pengamanan dilakukan secara maksimal karena tingginya antusiasme warga.

“Warga sangat antusias, tapi proses rekonstruksi tetap berjalan tertib hingga akhir,” tutupnya. (qom)

Editor : Abdul Aziz Qomar

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru