KLIKJATIM.Com | Sumenep – Insiden mengejutkan mengguncang pelayaran Kapal Motor (KM) Sabuk Nusantara 91 yang tengah menuju Pulau Ra'as, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Seorang pria tiba-tiba melompat dari kapal ke laut, meninggalkan istri dan anaknya dalam keadaan syok dan menangis tak henti di atas kapal.
Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kalianget, Azwar Anas, membenarkan kejadian nahas ini.
Baca juga: Darurat Kekerasan Seksual, Polres Bojonegoro Ringkus 7 Pelaku Pencabulan di 4 Lokasi Berbeda
"Betul di selatannya Pulau Ra'as," ujarnya singkat saat dihubungi wartawan pada Senin (16/6) sore.
Baca Juga : Kecelakaan Tunggal di Sampang, Mobil Pick Up Terjun ke Jurang, Satu Orang Tewas
Insiden dramatis tersebut terjadi pada Minggu (15/6) sekitar pukul 14.30 WIB. Kala itu, KM Sabuk Nusantara 91 sedang bersiap memasuki wilayah perairan Pulau Ra’as. Tiba-tiba, suasana kapal mendadak ricuh saat salah satu penumpang berteriak, menyaksikan langsung aksi nekat pria tersebut terjun bebas ke laut.
Baca juga: Protes Truk Pemicu Kecelakaan, Warga Puger Jember Ancam Blokade dan Tutup Pabrik Semen Imasco
Melihat kejadian itu, kru kapal segera melakukan manuver untuk kembali ke lokasi kejadian guna melakukan pencarian. Sementara itu, pemandangan pilu tersaji di atas kapal, di mana istri dan anak korban tampak syok dan menangis tak henti.
Meskipun telah dilakukan penyisiran di sekitar titik pria tersebut melompat, hingga beberapa jam kemudian korban belum berhasil ditemukan. Mengingat keterbatasan waktu dan situasi, KM Sabuk Nusantara 91 akhirnya terpaksa melanjutkan pelayaran menuju Pulau Kangean.
Baca Juga : Sumenep Siap Berjaya, Bupati Fauzi Lepas Kontingen Porprov Jatim IX 2025 dengan Optimisme Tinggi
Baca juga: Jaga Kepercayaan Publik, Manajemen TPS Perkuat Kompetensi Tata Kelola Melalui Sertifikasi GRC
"Karena (korban) tidak ditemukan, kapal melanjutkan perjalanan ke Pulau Kangean," kata Anas menegaskan.
Proses pencarian lebih lanjut kemungkinan akan melibatkan pihak berwenang lainnya. (yud)
Editor : Hendra