Dinas Pendidikan Sampang Gaungkan Transparansi dan Akuntabilitas dalam Penerimaan Siswa Baru 2025

klikjatim.com
Dinas Pendidikan Sampang Tekankan tranparansi dalam penerimaan siswa baru tahun 2025 (Fadil/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Sampang – Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang menegaskan komitmennya terhadap prinsip transparansi, akuntabilitas, dan pelayanan inklusif dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2025.

Penekanan ini disampaikan dalam kegiatan sosialisasi dan deklarasi SPMB yang dihadiri oleh Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Jawa Timur, Inspektorat Kabupaten Sampang, serta pejabat teknis dari Dinas Pendidikan setempat.

Baca juga: Ratusan Santri Gelar Aksi di Kantor Pengadilan Negeri Sampang

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang, Mohammad Fadeli, menyatakan bahwa penekanan pada prinsip-prinsip ini sangat krusial untuk menciptakan proses SPMB yang adil. Selain itu, ia juga mengungkapkan adanya pembaruan sistem yang akan diterapkan secara daring dan luring, termasuk penyesuaian proporsi jalur penerimaan seperti domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi.

Baca Juga : Dinas Kesehatan Sampang Siapkan Perbub Kawasan Tanpa Rokok

"Deklarasi ini menjadi wujud komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan untuk melaksanakan SPMB 2025 dengan profesionalisme dan integritas tinggi. Kalau pelaksanaan SPMB lebih tertib dan adil, ini dapat membuka akses pendidikan yang merata dan berkualitas bagi seluruh anak di Sampang," harap Fadeli

Sementara itu Ketua Inspektorat Kabupaten Sampang, Ariwibowo Sulistyo, menyampaikan bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengamanatkan Dinas Pendidikan untuk mengawal program pencegahan korupsi.

Baca juga: Disdik Sampang Harap Siswa Unjuk Diri di O2SN

"Pengawasan terhadap pelaksanaan program ini menjadi bentuk komitmen kami dalam membangun kepercayaan publik," ucap Ariwibowo.

Baca Juga : Musim Kemarau di Sampang Diperkirakan Mundur Hingga Pertengahan Juni

Lebih lanjut menurutnya, pihak inspektorat telah mengidentifikasi delapan area yang diduga rawan korupsi, termasuk area perencanaan, penganggaran, serta pengadaan barang dan jasa.

Baca juga: Polres Sampang Berhasil Ungkap 16 Kasus Curanmor  dan Amankan 17 Pelaku

"Kegiatan sosialisasi ini menjadi langkah awal untuk mendorong implementasi sistem yang akuntabel dalam penerimaan murid baru," pungkasnya.

Dengan adanya penekanan pada transparansi dan pengawasan ketat, Dinas Pendidikan Sampang berupaya mewujudkan SPMB 2025 yang bersih, adil, dan memberikan kesempatan yang sama bagi semua calon siswa di Kabupaten Sampang. (yud) 

Editor : fadil

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru