JEMBER | KLIKJATIM.COM – Seorang pria berinisial AG (41), warga Dusun Suling, Desa Bagon, Kecamatan Puger, Jember, ditemukan tewas pada Selasa malam (25/3/2025). Korban diduga meninggal akibat menenggak minuman keras (miras).
Istri korban, yang merasa ada kejanggalan dalam kematian suaminya, meminta pihak kepolisian untuk melakukan autopsi. Ia berharap hasil autopsi dapat mengungkap penyebab pasti kematian AG.
Baca juga: Pria Asal Ajung Jember Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Rumah Kontrakan Neneknya
Kanit Reskrim Polsek Gumukmas, Aiptu Sugianto, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa korban meninggal dunia setelah diduga mengonsumsi miras bersama beberapa orang lainnya.
Baca Juga :"Benar adanya korban meninggal diduga akibat menenggak miras. Kejadiannya Selasa kemarin, sekitar pukul 18.30 WIB," kata Sugianto, Kamis (27/3/2025) malam.Pria di Jember Dianiaya Sekelompok Orang, Diduga Gegara Teguran soal Petasan
Dijelaskan oleh Sugianto, korban sekitar pukul 16.00 WIB datang ke warung nasi milik seorang perempuan berinisial NS (25) di Dusun Sumbersari, Desa Mayangan, Kecamatan Gumukmas.
Korban datang dengan membawa empat buah semangka dan mengembalikan termos kepada NS. Saat itu, ia juga menyantap bakso sebelum akhirnya pergi bersama NS ke belakang rumah seorang pria berinisial AR.
Baca Juga :Di lokasi tersebut, korban bersama NS, AR, serta dua saksi lainnya, yakni seorang perempuan berinisial SH dan pria berinisial IW, mengonsumsi tiga botol miras anggur merah.Dua Remaja Hanyut di Sungai Bedadung Jember, Pencarian Masih Berlangsung
Baca juga: Ledakan Petasan di Jember, Satu Rumah Hancur dan Penghuni Luka Bakar, Begini Kronologisnya
Dari tiga botol yang diminum, masih tersisa setengah botol miras. Setelah minum, korban meminta NS untuk membelikan sate.
Ketika NS kembali dengan sate yang dibelinya, korban yang dalam keadaan tertidur tidak merespons saat dibangunkan. Setelah diperiksa, korban diketahui sudah meninggal dunia.
Sugianto menambahkan bahwa berdasarkan informasi yang diperoleh, korban memang memiliki riwayat sakit lambung, yang kemungkinan dapat memperburuk kondisi kesehatannya setelah mengonsumsi miras.
Baca juga: Warga Jenggawah Geger, Bayi Perempuan Ditemukan Tergeletak di Pinggir Jalan
Pihak keluarga korban, terutama istrinya yang berinisial SM (39), meminta kepolisian untuk melakukan autopsi guna memastikan penyebab kematian suaminya.
"Selanjutnya yang kami lakukan untuk ungkap jelas penyebab korban meninggal. Sampel darah dan bekas miras (dibawa) ke Polda Jatim untuk keperluan forensik. Jenazah korban berada di kamar mayat RSD dr. Soebandi untuk proses autopsi," jelas Sugianto.
Sementara itu, Kepala Desa Mayangan, Sunoto, juga membenarkan kejadian tersebut. "Kejadiannya Selasa kemarin, ada kasus miras dan korbannya meninggal," ujarnya singkat. (hat/fiq)
Editor : Muhammad Hatta