KLIKJATIM.Com | Gresik – Penemuan kerangka manusia di Asrama Polisi Polsek Ujungpangkah, Gresik, Jawa Timur, masih menyisakan tanda tanya. Tim dokter forensik Polda Jawa Timur dan RSUD Ibnu Sina Gresik telah melakukan pemeriksaan awal guna mengidentifikasi korban.
Tim forensik yang dipimpin oleh dr. Tuti Purwanti dan dr. Nily Sulistyorini menemukan bahwa jenazah hanya tersisa dalam bentuk kerangka tanpa ada barang yang melekat di tubuhnya. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, sementara jaringan lunak korban telah hancur sepenuhnya.
Baca juga: Bantu Siswa Tentukan Kampus Impian, MGBK Gresik Gelar Edu Fair 2026 yang Diikuti 3.800 Peserta
Dari hasil identifikasi awal, korban memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
1. Rambut hitam lurus sepanjang tujuh sentimeter
2. Tulang kiri dan jari manis kanan melengkung
4. Gigi rahang atas menonjol (tongos)
5. Gigi geraham bawah kanan dan kiri telah hilang sebelum korban meninggal
6. Berdasarkan analisis tulang dan gigi, korban diperkirakan berusia antara 50 hingga 60 tahun dengan tinggi badan sekitar 153 hingga 163 cm.
Penyelidikan Masih Berlangsung
Kapolres Gresik, AKBP Rovan Richard Mahenu, menegaskan bahwa pihaknya melakukan penyelidikan secara transparan untuk mengungkap identitas korban dan penyebab kematiannya.
"Satreskrim Polres Gresik telah memeriksa saksi-saksi di sekitar asrama, sementara Propam Polda Jatim juga telah melakukan pemeriksaan terhadap pemilik kendaraan yang lama tidak digunakan," ujar Kapolres pada Rabu, 12 Maret 2025.
Baca juga: Dukung Program Presiden, Wabup Alif Resmikan SPPG GMMS yang Diberdayakan Relawan Lokal
Diketahui, kerangka tersebut ditemukan di dalam mobil milik mantan Kanit Reskrim Polsek Ujungpangkah yang sudah lama terparkir dalam kondisi rusak di Asrama Polisi.
Baca juga: Penemuan Kerangka Manusia Tanpa Identitas Gegerkan Warga Desa Masangan GresikKapolres menambahkan bahwa korban diperkirakan telah meninggal sekitar 5 hingga 6 bulan yang lalu. Saat ini, kepolisian masih menunggu hasil uji DNA untuk memastikan identitas korban.
"Dari hasil forensik, kami akan mencocokkan dengan ciri-ciri orang yang sering terlihat di sekitar Asrama Polisi Ujungpangkah," pungkasnya.
Hingga kini, penyelidikan terus berlanjut untuk mengungkap siapa korban sebenarnya dan bagaimana ia bisa ditemukan dalam kondisi mengenaskan di dalam kendaraan tersebut.
Kronologi Penemuan Kerangka
Berdasarkan informasi yang diperoleh, penemuan kerangka manusia ini terjadi pada Senin (10/3) sekitar pukul 13.50 WIB. Kejadian bermula ketika Gita Nurani dihubungi oleh Aipda Yudi Setiawan, Kanit Reskrim Polsek Panceng, yang memintanya untuk membuka mobil Honda Civic miliknya yang sudah lama terparkir di Asrama Polsek Ujungpangkah.
Baca juga: Jaga Stok Darah Awal Tahun, Ratusan Karyawan KEK JIIPE Gresik Gelar Aksi Donor Darah
Mobil tersebut rencananya akan diambil aki (accu)-nya oleh seseorang. Setelah mengambil kunci mobil dari dalam lemari asrama, Gita Nurani membuka pintu depan kendaraan tersebut dan menemukan kerangka manusia berada di jok (depan) kiri. Atas kejadian tersebut, ia segera melaporkan temuan itu ke Polsek Ujungpangkah.
Kapolsek Ujungpangkah, Iptu Suwito Saputro, membenarkan adanya penemuan kerangka manusia tersebut. Saat ini, tim Identifikasi Polres Gresik masih melakukan olah TKP untuk menyelidiki lebih lanjut.
"Kondisinya tinggal kerangka, diperkirakan sudah lebih dari satu bulan," ujar Iptu Suwito pada Senin (10/3/2025).
Lebih lanjut, ia menyebut bahwa identitas korban yang masih berstatus Mr. X serta jenis kelaminnya belum dapat dipastikan.
"Mayat sudah menjadi kerangka dan ditemukan di dalam mobil yang sudah lama terparkir," tutupnya. (ris)
Editor : Abdul Aziz Qomar