Melawan, Dua Jambret Tumbang Didor Polrestabes Surabaya

Reporter : Wahyudi

KLIKJATIM.Com | Surabaya - Meningkatnya kriminalitas di Surabaya membuat jajaran Polrestabes Surabaya bertindak tegas. Dua penjambret Wandi (21) dan Vicky (19) warga Jalan Muteran V, Kecamatan Krembangan, Surabaya ditembak kakinya oleh Unit Jatanras pimpinan AKP Iwan Hari Poerwanto.

[irp]

Baca juga: Ekonomi Nasional Menguat, Arus Peti Kemas Pelindo Terminal Petikemas Tumbuh 6,87 Persen di 2025

Keduanya pun terpaksa dilumpuhkan akibat berupaya melawan saat diamankan usai beraksi di Jalan Diponegoro. Menurut AKP Iwan Hari Poerwanto, kedua pelaku awalnya jalan-jalan di pasar malam kawasan Wonokromo mengendarai sepeda motor Yamaha Jupiter L 6930 JF.

"Karena tidak mendapatkan barang yang dicari, kedua pelaku menuju Jl Diponegoro dan mendapati seorang pria yang sedang duduk diatas motor sambil bermain HP. Keduanya lantas memepet motor korban dan langsung merampas HP," terang mantan Kasatreskrim Polres Gresik ini.

Baca juga: Indeks Satu Data Indonesia (SDI) Jawa Timur 2025 Melonjak Signifikan, Capai Peringkat Satu Nasional

Setelah menguasai HP korban, imbuh dia, keduanya lantas menggeber motornya melarikan diri. Korban terus mengejar, hingga membuat kedua tersangka kebingungan. Setiba di Jalan Mayjend Sungkono, para tersangka melempar HP hasil curian di jalan. Namun, korban tetap mengejar kedua tersangka.

[irp]

Baca juga: Satreskrim Polres Pamekasan Tangkap Penjambret Gelang yang Tewaskan Satu Korbanya

Kedua tersangka panik dan terjatuh saat kembali kabur ke arah Jalan Diponegoro. Melihat kejadian itu, korban dan warga berusaha tersangka. Saat bersamaan patroli Jatanras melintas dan meminta kedua pelaku menyerah. Namun bukannya menyerah, pelaku berusaha melawan hingga polisi terpaksa memberi hadiah timah panas, masing-masing sebutir di kakinya.

Kepada polisi, pelaku mengaku beberapa kali menjambret dengan sasaran perempuan yang sedang menunggu angkota atau korban yang sedang bermain HP di pinggir jalan. "Sudah beberapa kali. Saya lupa pastinya," aku Wandi, salahsatu pelaku. (hen)

Editor : Wahyudi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru