KLIKJATIM.Com | Jombang - Dalam kurun waktu dua hari mulai Selasa (9/7/2024) dan Rabu (10/11/2024) warga Kabupaten Jombang digegerkan sejumlah kasus hilangnya nyawa seseorang.
Pada Selasa (9/7/2024) dilaporkan seseorang dengan pekerjaan sebagai petani inisial DII (28) warga Desa Mangunan, Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang ditemukan meninggal dunia dengan cara gantung diri.
Baca juga: Polisi Kejar Terduga Penipu Berkedok Rekrutmen ASN di Gresik hingga Kalimantan
Kapolsek Kabuh, AKP Qoyyum Mahmudi membenarkan kejadian tersebut dengan mendatangai TKP, dan korban dinyatakan meninggal diduga bunuh diri.
Korban diduga mengakhiri hidupnya didalam sebuah kamar terkunci, dan kerabatnya mulai curiga sehingga menggedor pintu namun tak ada respon sehingga didobrak, namun korban dalam keadaan gantung diri.
"Dari hasil pemeriksaan terhadap tubuh almarhum tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan, kemudian atas kejadian tersebut keluarga almarhum yakni Ibu dari pada korban menerima kejadian tersebut sebagai musibah," ungkap Qoyyum.
Kemudian kejadian nahas dialami seorang remaja inisial MJ (20) asal Sidoarjo, namun sedang berada dirumah saudaranya di Desa Sumberagung, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang, Rabu (10/7/2024).
MJ diketahui meninggal dunia diduga usai tersengat arus listrik di sebuah kamar, saat hendak akan mencharger gadget yang ia miliki.
Kejadian tersebut diketahui Suparmi sekitar pukul 10.00 WIB, saat mendengar korban sempat berteriak dan mengetahui korban tersengat listrik hingga kejang, ia ingin membantu namun malah ikut tersengat pula.
Baca juga: Verfak Terpenuhi, Syarat Dukungan Nurul Azizah Sebagai Calon Bupati Bojonegoro Diterima KPUAtas kejadian tersebut, Kasi Humas Polres Jombang Iptu Kasnasin mengungkapkan jika kejadian tersebut telah dilaporkan ke pihak kepolisian, namun saat dibawa ke Puskesmas terdekat nyawa korban MJ tidak tertolong.
Baca juga: Bupati Gresik Pimpin Pembukaan TMMD ke-128, Fokus RTLH hingga Infrastruktur Desa
“Korban dinyatakan meninggal dunia saat di Puskesmas Peterongan," katanya.
Selanjutnya masih di hari Rabu (10/7/2024) warga di sekitar sungai brantas, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang digegerkan dengan penemuan mayat Mr X dengan kondisi membengkak.
Tak hanya itu, mayat Mr X ditemukan para pemancing ini dengan kondisi tak lazim karena dibagiak kaki mayat terdapat tali hitam dengan batu yang telah diikat.
Menurut Ketua Tim Pusdalops BPBD Kabupaten Jombang, Moh Zainudin mengatakan jika korban diketahui dengan ciri - ciri mayat berbadan besar memakai baju oranye dan celana panjang warna hitam.
"Tadi ditemukan tali yang menjerat kaki dan batu," katanya kepada awak media.
Nampak terdapat luka ditubuh mayat dengan perkiraan usia 35-45 tahun diduga sudah meninggal dunia dalam beberapa hari, namun pihaknya menyerahkan kepada pihak kepolisian, kemudian pihaknya hanya bertugas evakuasi membawa mayat ke kamar jenazah RSUD Jombang.
"Terkait luka belum bisa memastikan, nanti yang memastikan pihak kepolisian trkait itu, kami hanya menjalankan tugas evakuasi," pungkasnya. (qom)
Editor : Diana