Polisi Periksa Pabrik Logam, PT Long Xin Logam

klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Gresik - Penyidik Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Satreskrim Polres Gresik menyelidiki pabrik PT Long Xin Logam. Penyelidikan dilakukan setelah polisi menerima pengaduan pencemaran limbah sungai dari warga Dusun Tanggungan, Desa Lebani Waras, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik.

[irp]

Baca juga: Bikin Kupang Makin Menyala! Booth Honda Guncang Honda DBL 2026 dengan Promo Spesial dan Riding Test

Pengaduan disampaikan Sabtu (4/4/2020) lalu setelah sungai yang melintasi desa berubah warna dan berbau. Atas dasar laporan ini, polisi kemudian memanggil perwakilan manajemen pabrik yang berlokasi di Jl Raya Wringinanom, Kabupaten Gresik.

Kanit Tipiter Satreskrim Polres Gresik, Iptu Igo Fazar Akbar ketika dikonfirmasi membenarkan terlah melakukan pemeriksaan perwakilan perusahaan. Dari hasil pemeriksaan perwakilan PT Long Xing Logam diketahui bahwa cairan uap dari cerobong asap perusahaan yang mengalir ke sungai hingga berubah warna.

[irp]

Untuk memastikannya, kata Kanit Tipiter, pihaknya masih menunggu hasil lab dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gresik terkait kandungan cairan yang meluber ke sungai. "Apakah memang termasuk limbah bahan berbahaya beracun (B3) atau tidak. Kami masih menunggu dari DLH. Apakah memang B3 atau tidak,” ujar Iptu Igo.

Baca juga: Kunjungi KEK JIIPE Gresik Bersama Dahlan Iskan, Rombongan Explore Business Disway Intip Masa Depan Industri Indonesia

Sementara itu Kabid Pengendalian Lingkungan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gresik, Bahtiar menjelaskan, pihaknya sudah melakukan penelusuran dari mana asal pencemaran tersebut.

"Setelah melakukan penelusuran akhirnya kami menemukan jika limbah yang mencemari sungai di diduga berasal dari PT Long Xing Logam yang berlokasi di Jalan Raya Wringinanom, Dusun Tanggungan, Desa Lebani Waras, Kecamatan Wringinanom," kata Bahtiar.

[irp]

Baca juga: Ambil Sumpah di Hadapan Api Abadi, Ratusan ASN Bojonegoro Jalani Mutasi di Kayangan Api

Dijelaskan, pihaknya telah mengambil sample limbah untuk segera dilakukan penelitian di laboratorium mengenai kandungan limbah yang pencemarannya telah mengalir hingga ke wilayah Kecamatan Driyorejo.

"Memang sudah ditangani dan dilakukan pembersihan dan rencana dua sampai tiga hari lagi melakukan pengambilan sampel lagi . Limbahnya yang kemarin di sungai sudah di sedot untuk ditempatkan ke pabriknya kembali," ujarnya. (iz/hen)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru