KLIKJATIM.Com | Tulungagung - Calomjn penumpang bus di Terminal Bus Gayatri Tulungagung dibuar geger oleh pengamen perempuan, Rabu (8/4/2020) pagi. SLN (17), warga Kelurahan Kutoanyar tiba-tiba kejang-kejang dan terkapar di halaman terminail. Setelah diperiksa oleh petugas medis lengkap dengan baju hazmat, ternyata gadis ini over minum minuman keras alias mabuk berat.
[irp]
Baca juga: Bangun Generasi Tangguh, MedcoEnergi dan FPRB Sampang Gelar Sosialisasi Mitigasi Bencana di SMPN 6
Menurut Ipda Anwari, Humas Polres Tulungagung, Selasa malam sekitar pukul 23.30, SLN dan dua rekan prianya terlihat mangkal di luar terminal. Tidak lama kemudian, SLN ditinggal sendirian oleh kedua rekan laki-lakinya sendirian di terminal. Belum berselang beberapa menit, tiba-tiba SLN ambruk dengan badan kejang-kejang.
"Melihat kejadian ini, sejumlah calon penumpang maupun awak bus yang ada di terminal heboh. Mereka tidak berani mendekat karena khawatir korban mengidap corona, sehingga warga melaporkan ke Polres Tulungagung," kata Ipda Anwari.
Baca juga: Tutup Turnamen Sepak Bola Pelajar 2026, Bupati Yes Optimis Muncul Bibit Unggul dari Bumi Lamongan
[irp]
Polisi kemudian mengontak RSUD dr Iskak Tulungagung untuk melakukan evakuasi terhadap gadis itu. Petugas medis yang tiba dengan baju alat pelindung diri (APD) melakukan pemeriksaan terhadap SLN. Korban akhirnya dievakuasi oleh petugas medis yang mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) atau baju hazmat. Selanjutnya dimasukkan ke ambulans khusus infeksi dan dibawa ke rumah sakit daerah.
Baca juga: Sukses di Bisnis Landscape Nasional, M. Novianto Siap Bawa Inovasi Hijau untuk Kemajuan Lamongan
"Dari hasil pendalaman, ternyata SLN mengalami muntah, kejang dan tak sadarkan diri setelah mengkonsumsi minuman keras yang dibeli di Kediri, bersama dua rekannya sesama pengamen," ujar Ipda Anwari. (hen)
Editor : Redaksi