Lamongan Siap Wujudkan Pemilu 2024 yang Aman dan Nyaman

klikjatim.com
Rapat Koordinasi Forkopimda - Forkopimcam dan Tiga Pilar Desa/Kelurahan dalam rangka sukses pemilu 2024 Kabupaten Lamongan.

KLIKJATIM.Com | Lamongan - Pemerintah Kabupaten Lamongan menyatakan siap wujudkan keberhasilan pemilihan umum (pemilu) 2024 sehingga tercipta suasana pemilu yang nyaman.

Hal tersebut disampaikan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat menghadiri Rapat Koordinasi Forkopimda - Forkopimcam dan Tiga Pilar Desa/Kelurahan dalam rangka sukses pemilu 2024 Kabupaten Lamongan di gedung Sport Center, Selasa (6/2/2024).

Baca juga: Momentum HJL ke-457, Bupati Lamongan Resmikan Tiga Layanan Baru di RSUD Ngimbang

Kesiapan tersebut dibuktikan dengan upaya yang dilakukan Pemkab Lamongan bersama pihak terkait untuk mencapai tiga indikator keberhasilan pemilu, yakni partisipasi pemilih yang tinggi, tidak ada konflik yang merusak persatuan, juga pemerintahan dan pelayanan masyarakat berjalan tanpa gangguan.

"Keberhasilan pemilu merupakan tanggung jawab kita semua. Kegiatan-kegiatan untuk memantapkan kesiapan dan kebersihan pemilu terus kita lakukan agar memberikan manfaat bagi masyarakat. Serta menghadirkan kondusifitas pemilu sehingga suasananya nyaman, damai, dan aman," tutur Pak Yes, sapaan akrab Bupati Lamongan.

Baca Juga : Wamentan Dorong Peningkatan Produksi Jagung di Lamongan

Lebih lanjut, Pak Yes memaparkan langkah-langkah taktis untuk menjaga kondusifitas saat pemilu. Diantaranya mengoptimalkan fungsi tiga pilar, mengaktifkan kembali siskamling, memberikan bantuan fasilitas yang maksimal, meningkatkan literasi digital masyarakat, serta memberikan pendidikan politik kepada masyarakat, dan sosialisasi netralitas hingga ke tingkat desa

Tantangan terbesar bagi Lamongan dalam menjaga kondusifitas pemilu adalah jumlah desa dan kelurahan yang terbanyak di Jawa Timur. Hal ini disikapi Pak Yes sebagai bonus demografi, terbukti dengan angka partisipasi publik pemilu di Lamongan yang selalu meningkat.

"Ada tantangan tersendiri untuk Kabupaten Lamongan dalam menjaga kondusifitas pemilu, karena kita memiliki jumlah desa/kelurahan terbanyak di Jawa Timur. Dari 1.381.414 penduduk di Lamongan, 64 persen merupakan penduduk dengan usia produktif. Kita harus manfaatkan bonus demografi ini untuk memilih calon pemimpin negeri tercinta," ungkap Pak Yes.

Baca Juga : Percepat Penurunan Stunting, Kades dan Camat Lamongan Terima Pembekalan Budgeting dan Advokasi

Sementara itu, Kapolres Lamongan AKBP Bobby Adimas Candra Putra melaporkan bahwa kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) menjelang pemilu 2024 aman. Pasokan dan harga sembako di Lamongan juga stabil.

Baca juga: Dorong Produk Perikanan Berkelanjutan, Bupati Lamongan Raih East Java Maritime Awards 2026

"Situasi Kamtibmas sampai hari ini secara umum aman. Ada beberapa konflik perguruan silat juga sudah kami tegaskan untuk diselesaikan melalui jalur hukum. Sedangkan untuk stok dan harga sembako juga sangat stabil di Lamongan," papar Bobby.

Bobby menambahkan, pihaknya memprioritaskan pengamanan di daerah rawan bencana alam karena pemilu tahun ini bertepatan dengan musim penghujan.

Baca Juga : Percepat Penurunan Stunting, Kades dan Camat Lamongan Terima Pembekalan Budgeting dan Advokasi

Pada kesempatan yang sama, Dandim 0812 Lamongan Letkol Arm Ketut Wira Purbawa mengajak masyarakat untuk menjadikan pemilu sebagai momentum memperkokoh persatuan bangsa dengan menjaga netralitas.

"Cara menciptakan kondusifitas itu sangat mudah yakni dengan netral. Maka dari itu mari jadikan pemilu sebagai momentum untuk memperkokoh kesatuan bangsa, jangan gunakan alasan perbedaan pilihan jadi perpecahan," ajaknya.

Baca juga: Polres Lamongan Ungkap 29 Kasus Narkoba, Amankan 40 Tersangka

Ketua Bawaslu Lamongan Toni Wijaya menegaskan bahwa pemilu di Lamongan berkomitmen menerapkan asas pemilu yaitu langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil.

"Sehingga tidak ada yang merugikan atau menguntungkan pasangan calon manapun," tandasnya.

Baca Juga : DLH Lamongan Intensifkan Perampingan Pohon di Musim Hujan

Rapat koordinasi ini dihadiri oleh tujuh ratus peserta dari unsur Forkopimda, Forkopimcam, kepala desa/lurah, dan tokoh masyarakat. (yud)

Editor : Rozy

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru