KLIKJATIM.Com | Gresik - Investasi gila-gilaan yang masuk ke Kabupaten Gresik ternyata juga diringi dengan serapan tenaga kerja yang lumayan besar.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM - PTSP) Kabupaten Gresik Agung Endro Dwi Setyo Utomo menjabarkan, angka investasi di Gresik pada tahun 2022 lalu mencapai Rp31 triliun lebih sedikit, dan mampu menyerap 25 ribu tenaga kerja.
Baca juga: 405 Siswa Mulai Belajar di Sekolah Rakyat Gresik, Mensos Pastikan Rekrutmen Tanpa Titipan
"Di triwulan 3 tahun 2023 ini nila investasi telah masuk Rp37 triliun, nah tenaga kerja yang terserap mencapai 24 ribu lebih," papar Agung, Jumat 15 Desember 2023.
Dijelaskan, hal ini menunjukkan tingkat investasi yang tinggi dibarengi dengan serapan tenaga kerja. Oleh karena itu pihaknya selalu berupaya mempermudah investasi.
"Lapangan kerja itu bisa tercipta ya dengan investasi," beber Agung.
Baca juga: DPM-PTSP Pemkab Gresik Siap Jadi Role Model Roadmap Zona Integritas Pelayanan PublikNah, selain menyerap tenaga kerja, investasi besar perusahaan asing maupun perusahaan dalam negeri akan menciptakan ekonomi baru, misalnya tumbuhnya pemasok kebutuhan produksi pabrik, layanan katering, jasa penyalur tenaga kerja dan sebagainya.
"Seperti itu akan menciptakan multiplier effect yang nanti pada gilirannya akan meningkatkan perekonomian masyarakat," imbuh Agung.
Baca juga: SDIT Al Ibrah Tanamkan Karakter dan Cinta Al-Qur'an lewat Survivor dan Qur'an Camp
Secara garis besar, investasi di Gresik yang masuk meliputi sektor pengadaan tanah, pembangunan gedung, pengadaan peralatan atau sarana mesin dan jasa lainnya seperti konsultan, kendaraan dan sebagainya.
"Itu yang kita harapkan bisa mengurangi angka pengangguran terbuka dan angka kemiskinan," ujar Agung. (qom)
Editor : Abdul Aziz Qomar