KLIKJATIM.Com | Bojonegoro - Suporter Boromania dan Eks ketua Persibo Fans Club (PFC) yang sekarang menjadi Boro Mania suporter Persibo Bojonegoro menyayangkan kepengurusan yang tak kunjung ada gerakan adanya olahraga sepakbola di kota minyak (sebutan Bojonegoro).
Hal tersebut disampaikan oleh M. Naim selaku suporter Boromania.
Baca juga: Intensitas Hujan Tinggi, Sejumlah Ruas Protokol Bojonegoro Terendam Banjir
"Manajemen Persibo harus mundur, Persibo harus main di liga 3 Jatim dan bisa naik kasta. Para suporter boromania selalu gerak agar Persibo naik. Namun, hingga sekarang tidak ada kejelasan dari manajemen," kata Baim sapaan akrabnya.
Dikatakan, kemarin sudah ada seleksi yang diadakan namun, sekarang tidak aktif lagi setelah seleksi. Tapi yang Club kabupaten lain yang kecil malah aktif, 7 tahun tidak ada perubahan, dan harapannya manajemen harus diganti dan harus faham terkait bola.
Kedepan kata Boim, para suporter akan melakukan demo, namun temen-temen masih melakukan diskusi. "Kami akan menuntut agar manajemen harus mundur dan dipegang oleh orang yang paham bola, dan kami akan melakukan gerakan agar Persibo main lagi dan naik kasta," tambahnya.
Sementara itu, Suyono salah satu pendiri PFC angkat bicara terkait permasalahan itu. "Suporter Persibo menginginkan agar manajemen Persibo harus mundur," ujar Suyono kepada klikjatim.com Senin (9/10/2023).
Baca juga: Peringati Hari Kartini, Bupati Bojonegoro Ajak Perempuan Tampil di Garda Depan Pembangunan
Ia menilai, masyarakat Bojonegoro perlu adanya hiburan di lapangan hijau dan juga suara gemuruh di tribun. Namun hingga 7 tahun ini, Persibo Bojonegoro tidak ada kejelasan, bahkan tahun 2023 ini belum ada kejelasan terkait keikutsertaan di liga 3 Jawa Timur (Jatim).
Menurut Suyono, Boromania menginginkan pengelolaan Persibo harus diganti dan yang mengelola harus orang yang faham tentang sepak bola.
"Jangan politik ataupun pemerintah, yang tepat megang Persibo orang yang faham sepakbola, Namum pemerintah juga harus support, Persibo harus bangkit," ujarnya.
Baca juga: Hari Kartini di Bojonegoro, UMKM Perempuan Bangkit Gaungkan Pencegahan Nikah Dini
"Saya selaku salah satu pendiri PFC merasa memiliki dan Persibo harus dipegang orang-orang yang paham dan profesional," pungkasnya.
Sedangkan Abdullah Umar selaku CEO Persibo Bojonegoro saat dikonfirmasi melalui panggilan WhatsApp menolak atau di tolak panggilan saat diwawancarai terkait tuntutan para suporter yang menginginkan mundur. (qom)
Editor : M Nur Afifullah