KLIKJATIM.Com | Gresik - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Pemkab Gresik mendorong masyarakat untuk beralih ke KTP digital atau yang disebut Identitas Kependudukan Digital (IKD).
Hal ini merupakan inovasi Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri untuk digitalisasi dokumen kependudukan.
Baca juga: Semarakkan HUT ke-81 RI, Icon Mall Gresik Gandeng PMI Gelar Aksi Kemanusiaan Donor Darah
Saat ini dari 977.063 masyarakat yang wajib ber-KTP, tercatat baru ada 20.018 warga yang memiliki IKD. Jumlah ini tentunya masih sangat jauh lantaran ditargetkan seluruh masyarakat memiliki KTP Digital.
"Memang baru digencarkan tahun 2023 ini. Karena itu saat ini kami menyebar pelayanan,β ucap Kepala Dispendukcapil Pemkab Gresik Hari Syawaludin.
Menurutnya, pelayanan tersebut saat ini tersedia di beberapa tempat. Seperti di Mall Pelayanan Publik, Kantor Dispendukcapil, hingga di Kecamatan. Masyarakat bisa mengunjungi tempat tersebut untuk mendaftarkan KTP Digital.
Baca juga: Diduga Curi Uang Rp380 Ribu di Toko Kelontong, Pria di Driyorejo Gresik Diamankan Polisi
"Untuk desa baru ada dua,β imbuhnya.
Baca juga: Blangko e KTP Kosong, Warga Sidoarjo Bisa Memanfaatkan Aktivasi Identitas Kependudukan DigitalUntuk mendaftarkan KTP Digital ini tidak membutuhkan waktu lama. Tinggal mengunduh aplikasi IKD di Playstore kemudian mengisi data diri. Setelah itu oleh petugas dilakukan verifikasi. Untuk prosesnya tidak lebih dari 15 menit.
Selain menyebar pelayanan, strategi lain yakni setiap ada perubahan identitas, pihaknya selalu menyarankan sekalian mengurus KTP digital.
"Serta setiap ada masyarakat berusia 17 tahun kami pastikan dapat KTP elektronik dan KTP digital," jelasnya.
Baca juga: Pesta Merdeka Green Garden Regency, Tawarkan Bonus Furniture Rp17 Juta Tanpa Diundi
Hari menyebut, dengan memiliki KTP digital, masyarakat tinggal menunjukkan kode QR untuk mendapatkan pelayanan. Misalnya, naik kereta api atau pelayanan umum lainnya. Saat ini pihaknya sedang mengembangkan kerjasama dengan sejumlah pelayanan. Seperti rumah sakit dan pelayanan lain yang membutuhkan identitas.
βIni lebih mudah, tinggal buka HP saja langsung scan,β pungkasnya. (qom)
Editor : Abdul Aziz Qomar