Semburan Air Setinggi 10 Meter di Bojonegoro Sudah Berhenti, Bau Belerang Tercium

klikjatim.com
Semburan air di Bojonegoro berhenti, namun aroma belerang menyeruak (Afif/Klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro - Semburan air di area persawahan milik Tarjan warga Desa Kunci Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro ini sempat membuat heboh warga setempat.

Dimana semburan tersebut setinggi 10 meter pada sumur bor saat dilakukan pengeboran di area persawahan.

Baca juga: Gelar Honda AT Family Day di Bojonegoro, MPM Hati-Hati Manjakan Warga lewat Hiburan dan Promo Menarik

Kejadian tersebut terjadi pada Minggu (21/5/2023) kemarin dan sekarang sudah terhenti. Namun, meskipun sudah berhenti ternyata bekas semburan tersebut tercium bau belerang.

"Airnya sedikit berbau seperti bau belerang mas, saat ini sudah mampet," ujar Warsono, Kepala Dusun Kunci, Desa Kunci, Kecamatan Dander, Selasa (23/5/2023).

Menurutnya, sumur bor tersebut difungsikan untuk sarana pengairan sawah warga setempat.

Kini semburan setinggi 10 meter itu sudah berhenti. Belum diketahui secara pasti penyebab terjadinya semburan air tersebut. Namun dinas terkait telah melakukan pemeriksaan terhadap air dan dinyatakan aman untuk keperluan pertanian.

Warsono menjelaskan, pembuatan sumur bor tersebut merupakan progam ketahanan pangan dari desa yang diperuntukkan untuk pengairan persawahan setempat yang selama ini sulit air.

Baca juga: BPH Migas Dorong Perluasan Jargas Bojonegoro, Baru 55 Persen Alokasi Gas Terserap

Pada proses pengerjaan sumur bor itu, lanjut Warsono, sebelumnya pengeboran telah dilakukan di beberapa tempat. Namun di lokasi itu (sawah milik Tarjan) baru menemukan sumber air yang begitu besar hingga menyembur.

“Memang area persawahan itu sulit air, sehingga dibuatkan progam untuk meningkatkan produksi pertanian," sambungnya.

Warsono juga mengungkapkan bahwa sebagian besar sumur warga Desa Kunci, khususnya yang berada di sisi utara jalan raya Bojonegoro-Nganjuk, mulai dari Lapangan Desa Kunci ke timur, hampir semuanya berbau belerang.

Baca juga: Air Bersih Mulai Sulit Didapat, Warga Bondol Dibantu 8.000 Liter dari Polisi

"Di Desa Kunci, beberapa sumur warga juga tercium bau seperti belerang, tapi aman. Jadi mulai lapangan sampai ke timur, yang bagian utara, rata-rata (sumur warga) mengandung belerang," tambahnya.

Soal dampak dari semburan air bagi tanaman, Warsono menjelaskan bahwa air tersebut relatif aman bagi tanaman padi milik warga.

"Saat ini tidak mematikan tanaman, kemarin (22/5/2023) sudah dicek sama dinas terkait, katanya aman," pungkasnya.

Editor : M Nur Afifullah

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru