KLIKJATIM.Com | Gresik — Setelah diresmikan beberapa waktu lalu, pusat jajanan dan oleh-oleh khas Gresik Rene'o di Gressmall menggelar pelatihan ekosistem digital untuk pemasaran produk UMKM, Selasa (10/1/2023).
Bekerjasama dengan Berbagi Bersama Berkembang Indonesia (BBBI), tak kurang dari 25 pemilik usaha kecil menengah di Gresik dilatih memasarkan produk mereka.
Baca juga: Terseret Pancing ke Tengah Tambak, Pria di Menganti Ditemukan Meninggal Dunia Setelah 5 Jam Dicari
Baca juga: Kabupaten Gresik Kini Punya Pusat Oleh-oleh Baru, Namanya Rene’o
Wahyu Prihantono dari BBBI menjelaskan, selain menjadi pusat pemasaran UMKM, Rene'o juga dijadikan pusat edukasi.
"Selain pemasaran di market place digital, para anggota UMKM juga akan kami latih pengelolaan keuangan, juga akan kerjasama dengan salah satu startup layanan pembayaran," kata dia.
Dalam kesempatan itu, para peserta yang dilatih adalah mereka yang sudah punya usaha, namun penasaran masih konvensional.
Baca juga: Semen Gresik Raih Top Brand Award 2026, Bukti Kepercayaan Konsumen Tetap Kuat
"Jadi hampir semua belum punya toko di marketplace besar yang ada saat ini. Untuk itu hari ini dipandu sampai bisa mengoperasikan akun, dan mengoptimasi penjualan," imbuh Wahyu.
Pada kesempatan itu, Section Manager General Affairs PT Smelting Indra SW Junor mendorong para pelaku UMKM agar bisa memaksimalkan semua alat pemasaran yang ada, baik yang berbasis digital atau konvensional.
"Kalau bisa BBBI ini huruf B-nya ditambah satu, untuk singkatan beruang," katanya setengah bergurau.
Baca juga: BLT DBHCHT Gresik Sasar Buruh hingga Petani Tembakau, Masing-masing Terima Rp900 Ribu
Baca juga: Petronas Carigali Tertarik dengan Konsep Pusat Oleh-oleh Rene’o di Gresik
Dijelaskan Indra, Keberadaan Rene'o yang dalam perintisannya disupport Smelting, adalah sebagai katalisator awal penjualan produk.
"Namun karena pastinya volume penjualan dan kapasitas barang yang dijual di Rene'o terbatas maka Ibu-ibu lah yang harus berupaya menaikkan omset dengan menambah penjualan, salah satunya di marketplace," tutur Indra. (ris)
Editor : Abdul Aziz Qomar