Dijambret Hingga Jatuh, Ibu Paruh Baya di Gresik Terpaksa Operasi Karena Cedera Kepala

Reporter : Abdul Aziz Qomar
Ilustrasi kasus jambret di Gresik. (Ist)

KLIKJATIM.Com | Gresik — Aksi pelaku jambret terjadi di Gresik. Bahkan aksinya kali ini semakin berani hingga membuat korbannya terjatuh.

Korbannya adalah perempuan setengah baya bernama Marfuah (54), asal Randuagung, Kebomas, Gresik. Akibat kejadian ini, korban mengalami cedera kepala hingga terpaksa dioperasi setelah jatuh membentur aspal karena dijambret. 

Baca juga: Pisah Sambut Kapolres Gresik, Bupati Apresiasi Dedikasi AKBP Rovan dan Sambut Kapolres Ramadhan

Endah Sulistiyowati, anak korban menceritakan peristiwa penjambretan ini terjadi pada Jumat (6/1/2023) sekitar pukul 04.00 WIB. Saat itu korban sedang berangkat ke pasar untuk kulakan sayur, dengan diantarkan menantunya (suami Endah).

Setibanya di Jalan Dr. Soetomo atau simpang tiga pabrik wiharta, tepatnya di depan Rizky Cell (Toko Gadget) tiba-tiba motor yang membawa korban dipepet motor PCX putih dengan dikendarai 2 pria berboncengan. Pengendara PCX langsung menikung dan menghadang korban.

Baca juga: Satreskrim Polres Pamekasan Tangkap Penjambret Gelang yang Tewaskan Satu Korbanya

"Hingga sepeda suami saya mendadak ngerem, terus entah disenggol atau didorong, sepeda suami saya jatuh. Suami dan ibu saya jatuh ndelosor ke aspal, kebetulan ibu saya tidak pakai helm jadi cedera di kepala, makanya sampai harus operasi kepalanya," beber Endah.

Saat ibunya jatuh itulah, kata Endah, salah satu pengendara PCX putih berusaha mengambil tas ibunya. Tapi gagal karena korban teriak minta tolong. Bersamaan itu di sekitar jalan raya, tepatnya di warung kopi ada banyak orang.

Baca juga: Antisipasi Pelanggaran dan Kecelakaan, Satlantas Polres Gresik Perkuat Pengamanan di Simpang Bunder

Pelaku jambret panik dan langsung melarikan diri. "Jambretnya kabur karena ada warga yang mau ngejar," ujarnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Gresik Kota, Ipda Asis saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan dugaan penjambretan tersebut. "Iya (benar), laporan sudah masuk. Kami lakukan penyelidikan," kata dia. (nul)

Editor : Abdul Aziz Qomar

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru