Pengunjung Turun, DPRD Ponorogo Minta Kenaikan Tiket Ngebel Dikaji Ulang

klikjatim.com
Ketua DPRD Ponorogo, Sunarto. (Ist/Humas DPRD Ponorogo)

KLIKJATIM.Com | Ponorogo - Kalangan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ponorogo, meminta eksekutif untuk mengkaji ulang terkait kenaikan tiket masuk ke Telaga Ngebel. Pasalnya, kenaikan ini dianggap mencekik dan justru menurunkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

"Salah satunya kenaikan retribusi tiket masuk di Telaga Ngebel, agar dikaji secara komprehensif,” ujar Ketua DPRD Ponorogo, Sunarto, Jumat (4/11/2022) ketika dikonfirmasi.

Baca juga: Peringati Hari Bumi, MPM Honda Jatim Perkuat Komitmen Keberlanjutan Lewat Aksi Nyata dan Edukasi Lingkungan

Sebenarnya, kata dia, ujungnya dalam kenaikan tiket untuk peningakatan PAD. Tetapi faktanya dengan kenaikan harga tiket masuk di Telaga Ngebel, justru ada penurunan kunjungan wisatawan maupun dari masyarakat Ponorogo.

"Serta malah berdampak pada menurunnya PAD, ketika ada kenaikan retribusi Telaga Ngebel,” kata politisi NasDem ini.

Baca juga: Rayakan Hari Kartini, MPM Honda Jatim Ajak Perempuan Malang Jadi Pelopor Keselamatan Melalui Edukasi #Cari_Aman

Tidak hanya PAD. Tetapi juga pedagang yang beraktivitas di Telaga Ngebel.

Menurutnya, beberapa pedagang mengeluhkan pembeli menurun seiring dengan kenaikan harga tiket masuk ke Telaga Ngebel. "Tukang parkir, orang jualan makanan minuman hingga pengelola wisata mengeluh," imbuhnya.

Baca juga: Peringati Hari Kartini 2026, Gubernur Khofifah Ajak Bergerak Bersama Turunkan Angka Kematian Ibu

Dia menekankan, Pemkab harus merespon kebijakan ini dan menindaklanjuti kembali terkait retribusi di Telaga Ngebel. "Karena bagaimanapun juga, ini merupakan bagian dari aspirasi masyarakat secara mayoritas," tandasnya.

Seperti diketahui sebelumnya, harga tiket masuk di Telaga Ngebel saat ini menjadi Rp15 ribu per orang. Naik hampir dua kali lipat yang sebelumnya Rp8 ribu. (nul)

Editor : Fauzy Ahmad

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru