KLIKJATIM.Com | Jakarta – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) konsisten mencatatkan peningkatan kinerja perusahaan. Capaian hasil positif ini dapat dilaluinya di tengah tantangan persaingan industri yang tinggi, serta kenaikan harga bahan bakar dan energi.
Keberhasilan ini salah satunya ditandai dengan laba bersih tahun berjalan, yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk telah mengalami kenaikan.
Baca juga: Optimalkan Produksi dan Distribusi Jaringan Group, SIG Pastikan Ketersediaan Pasokan Semen di Aceh
Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni mengatakan, EBITDA absolut tercatat 0,6% lebih tinggi menjadi Rp5,73 triliun dan marjin EBITDA meningkat 0,1% menjadi 22,7%. Laba bersih tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik 18,9% menjadi Rp1,65 triliun, dan marjin laba bersih meningkat 1,0% menjadi 6,5% dibandingkan tahun lalu.
"Di tengah berbagai tantangan dan perubahan yang terjadi, SIG secara konsisten berfokus pada strategi pengelolaan topline," jelas Mahreyni dalam siaran persnya, Selasa (1/11/2022).
Baca juga: Bata Interlock Presisi SIG Tawarkan Cara Baru Bangun Rumah Lebih Cepat dan Efisien
Lebih lanjut dia menerangkan caranya, yaitu melalui pendekatan multibrand untuk mengoptimalkan marjin profitabilitas, dengan pangsa pasar yang dominan secara berkelanjutan, melakukan pengendalian biaya untuk mencapai operational excellence melalui optimalisasi produksi dan jaringan distribusi. Serta penerapan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan untuk mencapai target dekarbonisasi melalui penurunan clinker factor dan peningkatan thermal substitution rate (TSR).
Adapun ringkasan capaian kinerja perseroan periode Januari hingga September tahun 2022 (“9M 2022”) dijelaskan sebagai berikut :
- Pendapatan tercatat sebesar Rp25,28 triliun.
- Beban pokok pendapatan tercatat sebesar Rp17,94 triliun.
- EBITDA tercatat sebesar Rp5,73 triliun.
- Laba periode berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar Rp1,65 triliun.
Baca juga: Semen Gresik Raih Top Brand Award 2026, Bukti Kepercayaan Konsumen Tetap Kuat
Hingga September 2022, SIG berhasil menekan emisi karbon hingga 591 kg CO2/ton semen atau turun sebesar 2,1% (setara 13 kg CO2/ton semen) yang dikontribusikan dari penurunan clinker factor sebesar 1% menjadi 69,1%, dan peningkatan Thermal Substitution Rate (TSR) sebesar 1.6% menjadi 7,1%. Komitmen SIG pada upaya dekarbonisasi juga tercermin dalam sustainability framework yang menjadi acuan dukungan pendanaan untuk implementasi berbagai inisiatif keberlanjutan perusahaan.
Pada rangkaian acara SOE International Conference yang diselenggarakan oleh Kementerian BUMN, SIG bersama tujuh BUMN telah menandatangani Letter of Intent tentang Proyek Pilot Perdagangan Karbon pada Voluntary Carbon Market Kementerian Badan Usaha Milik Negara (VCM BUMN). Tujuannya untuk mendukung pembentukan kapabilitas dan proyek pilot perdagangan karbon di lingkungan BUMN, dengan memperhatikan aspek-aspek teknis, keekonomian, regulasi serta ketentuan lainnya yang berlaku. (nul)
Editor : Redaksi