Pendapatan dari Pajak Galian C Rendah, DPRD Gresik Sebut Banyak yang Bocor

Reporter : Abdul Aziz Qomar

KLIKJATIM.Com | Gresik — Anggota DPRD Kabupaten Gresik menyoal rendahnya pendapatan sektor pajak Galian C.  Disebutkan, hal ini terjadi karena kurang seriusnya pengawasan yang dilakukan pemerintah daerah.

Baca juga: Pemkab Gresik Kirim Bantuan Rp250 Juta untuk Korban Gempa NTT

Ketua Komisi II DPRD Asroin Widyana memperkirakan, potensi pendapatan yang hangus itu mencapai 70 persen dari yang seharusnya.

"Dari hitungan kami yang masuk pendapatan pemkab hanya 30 persen dari volume galian c yang keluar dari tambang," kata Asroin saat membacakan pandangan umum Fraksi Golkar atas LPJ keuangan pemkab Gresik 2021.

Nah menurut Asroin, jumlah 70 persen yang hilang itu nilainya mencapai 15 miliar rupiah

Dalam pengamatannya, loss pendapatan dari sektor pajak galian C ini karena pemkab tidak mau terjun langsung memeriksa kondisi riil tambang.

"Tapi hanya menerima laporan dari pengusaha atau pelaku tambang," paparnya.

Baca juga: BPJS Kesehatan Jelaskan Layanan yang Tidak Masuk Jaminan JKN

Diketahui, dalam laporan pendapatan BPPKAD pada 30 Desember 2021 lalu, Pajak mineral bukan logam dan batuan (BGCC) alias galian C pun hanya terealisasi Rp2,1 miliar dari target Rp4,8 miliar. (yud)

Baca juga: Diskusi LMN Rumuskan Solusi Jaga Lingkungan Gresik Utara di Tengah Maraknya Tambang dan Tambak Udang

Editor : Abdul Aziz Qomar

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru