KLIKJATIM.Com | Gresik — Anggota Komisi IV DPRD Gresik dari Fraksi Golkar Atek Riduwan membantah memberikan informasi pemotongan dana bantuan operasional sekolah (BOS) di Gresik sebesar 500 ribu per siswa.
Kepada Klikjatim, Atek mengatakan jika yang dia sampaikan ke salah seorang wartawan mengenai info yang dia terima terkait pungutan yang bersumber dari dana BOS jumlahnya hanya 500 rupiah per siswa.
Baca juga: Buang Limbah di Tanah Negara, DLH Gresik Periksa Perusahaan Kayu di Kecamatan Kebomas
"Nggak tahu kok ditulis 500 ribu per siswa itu bagaimana, saya agak kecewa dengan yang nulis itu," kata Atek melalui sambungan telpon, Sabtu malam (28/05/2022).
Nah mulanya, Atek menceritakan dia mendapatkan informasi dari warga yang menyampaikan ada tarikan 500 rupiah per siswa tiap bulan. Namun saat ditanyakan kepada anak Atek sendiri yang kebetulan masih sekolah SD, ternyata tidak ada.
"Kemudia saya tanyakan ke Kepala Sekolah SDN Petiken 2 Bu Jati, dia bilang ada tapi di Driyorejo belum setor, kata Bu Jati ke Pokja," katanya.
Nah Atek pun hingga kini belum mengerti apa Pokja yang dimaksud, kemudian dia mendengar selentingan kalau sumber uang 500 rupiah per siswa itu dari Dana BOS. Namun sampai saat ini Atek tidak berani memastikan kebenarannya.
"Makanya saya desak kepada dinas untuk dapat segera mengklarifikasi," imbuhnya.
Baca juga: Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Banjarsari Gresik
Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik S Hariyanto mengaku akan segera menggelar konferensi pers mengenai hal itu.
"Besok (kami jelaskan detail)," katanya.
Terkait yang dikabarkan Atek mengenai potongan 500 rupiah per siswa di tiap sekolah di Gresik, bukan 500 ribu, Hariayanto menanggapi simpel.
"Berita kok molah malih," ujarnya. (Yud)
Baca juga: Pisah Sambut Kapolres Gresik, Bupati Apresiasi Dedikasi AKBP Rovan dan Sambut Kapolres Ramadhan
Editor : Abdul Aziz Qomar