Khofifah Minta Warga Jatim Belanja dan Pakai Produk Dalam Negeri

klikjatim.com
Gubernur Khofifah melakukan misi dagang ke Kepulauan Bangka Belitung di Pangkal Pinang.

KLIKJATIM.Com | Bangka Belitung - Presiden RI Joko Widodo menyebut bahwa dengan membeli maupun memakai produk dalam negeri, diharapkan bisa menggerakkan dunia usaha. Sehingga, bisa membantu perekonomian nasional.

Di Jatim, Gubernur Khofifah Indar Parawansa pun mengajak masyarakat membeli dan memakai produk lokal. Tak melulu soal barang, tapi juga bisa lewat obyek wisata.

Baca juga: Prevalensi Stunting Terendah di Pulau Jawa Jadi Bukti Konsistensi Pembangunan Gizi Pemprov Jatim

Ia mencontohkan, bahwa di Surabaya, ada yang namanya Festival Rujak Uleg. Di sana, acara tersebut melibatkan para pelaku UMKM kuliner setempat.

"Saya berharap ajang ini dapat menjadi kebangkitan perekonomian masyarakat Jatim khususnya UMKM di Kota Surabaya," kata Khofifah, Selasa (24/5/2022).

Di sisi lain, Khofifah mengatakan jika gejolak perekonomian global bisa diatasi dengan strategi membelanjakan uang baik APBN, swasta, maupun masyarakat untuk membeli produk dalam negeri.

Baca juga: Lewat Program Jatim Cerdas, Gubernur Khofifah Raih Apresiasi Badan Musyawarah Perguruan Swasta

"Minimal 40 persen belanja pemerintah pusat dan daerah, serta belanja barang dan modal BUMN harus dialokasikan untuk membeli produk dalam negeri, terutama UMKM," jelasnya.

Menurutnya, ini juga bentuk tindak lanjut atas target yang ditetapkan oleh pemerintah pusat kepada Jatim agar membelanjakan APBD untuk Produk Dalam Negeri (PDN) dan UMKM sebesar Rp 26,8 triliun di tahun 2022.

Baca juga: 2.600 Guru Jatim Dibekali Program Talenta Digital, Khofifah Siapkan SDM Unggul Hadapi Era Digital

Target belanja PDN itu merupakan bagian dari target belanja APBN dan APBD untuk UMKM dan PDN sebesar Rp 400 triliun dari seluruh kementerian dan pemerintah daerah.

"Di momen yang sangat baik ini, kembali saya mengajak kita bersama saatnya gotong royong memulihkan perekonomian rakyat melalui belanja produk-produk lokal. Baik dari sisi APBD maupun dari masyarakat juga," tandasnya.(mkr) 

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru