Kembali dari Bali, Rombongan Siswa SMP 1 Beji “Diusir” Warga

klikjatim.com
Petugas menjadi mediator warga yang menolak Siswa SPM 1 Beji yang hendak menjalani pemeriksaan di RSUD Bangil. ist/detik.com

KLIKJATIM.Com | Pasuruan--Kepanikan warga atas penyebaran virus corona terjadi di Pasuruan. Warga disekitar RSUD Grati, Pasuruan berkerumun menolak kehadiran  rombongan siswa SMP 1 Beji, Pasuruan yang baru kembali dari study tour Bali. Warga meminta agar siswa tidak menjalani pemeriksaan di rumah sakit tersebut kawatir ada yang tertular virus corona.

"Akhirnya rombongan diarahkan ke RSUD Bangil dan para siswa diperiksa di sana," kata Kepala SMP 1 Beji, Samsul Huda, dilansir detik.com, Kamis (19/3/2020).

Baca juga: AZKO Buka Gerai di Kota Pasuruan, Tawarkan 52 Brand Ternama

[irp]

Namun menurut Samsul, saat tiba di RSUD Bangil, para siswa dan guru tidak diizinkan keluar bus. Sejumlah petugas kesehatan memasuki bus dan melakukan pemeriksaan satu per satu.

"Semua siswa dan guru dinyatakan sehat dan tak ada indikasi terjangkit corona. Tidak ada yang dilakukan perawatan di rumah sakit," terang Samsul.

Baca juga: Dua Residivis Curanmor Diringkus Satreskrim Polres Pasuruan Kota

Setelah pemeriksaan penumpang, bus kemudian diarahkan ke Lapangan Beji. Di lokasi ini, semua bus disemprot disinfektan. "Subuh tadi, para siswa pulang ke rumah masing-masing," ujar Samsul.

[irp]

Baca juga: Polres Pasuruan Bongkar Oplosan LPG 3 Kg ke 12 Kg, Dua Tersangka Raup Rp24 Juta per Bulan

Rombongan tour Bali merupakan siswa kelas 2 SMP 1 Beji. Mereka berangkat pada Senin (16/3). Tour tersebut, kata Samsul, sudah dijadwalkan sejak jauh hari.

Siswa menabung lama untuk kegiatan itu. Pihak sekolah mengaku menerima informasi bahwa pemkab meliburkan sekolah dan melarang sekolah melakukan tour, saat rombongan sudah berada di atas kapal hendak berlabuh di Pelabuhan Gilimanuk, Bali. (rtn)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru