KLIKJATIM.Com | Surabaya - Kelompok terbang (Kloter) Pertama Calon Jamaah Haji (CJH) 2022 asal Jawa Timur bakal berangkat ke Tanah Suci pada 4 Juni mendatang. Mereka bakal terbang dari embarkasi Juanda dan diharuskan memasuki asrama haji di Sukolilo, Surabaya pada 3 Juni 2022.
Menurut Abdul Haris, Kabid Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kanwil Kemenag Jatim Saat ini pihaknya sudah mendata paspor CJH yang ada di Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat), Asrama Haji Sukolilo. Sesuai dengan kuota yang diperoleh, CJH Jatim tahun ini hanya mendapat alokasi sebanyak 16.048 CJH asal Jatim yang akan berangkat ke Tanah Suci. Pihaknya meminta kemenag kota/kabupaten untuk segera menyisir CJH yang belum mengumpulkan paspor.
Baca juga: Ratusan Bikers Honda Ramaikan Vario Street Nation di Surabaya, Perkenalkan Vario 125 Street
“Awal Juni sebelum kloter pertama berangkat, mudah-mudahan sudah selesai. Kami berharap tidak lagi konsentrasi tarik data di paspor tapi sudah penerbitan visa,” kata Haris.
Baca juga: Lamongan Raih Penghargaan Terbaik 3 Nasional Praktik Baik Pemanfaatan SIBI untuk Pembelajaran
Dikatakan, kloter pertama yang akan berangkat berasal dari daerah Bojonegoro, Tuban, dan Lamongan. Tiap kloter berjumlah 450 orang. Mereka akan masuk ke asrama haji pada 3 Juni. Sebelum terbang pada 4 Juni menggunakan maskapai Saudi Arabia Airlines, para CJH akan diswab PCR terlebih dahulu.
“Kamu juga mengurangi manasik haji. Kalau sebelumnya enam kali di tiap kecamatan, saat ini empat kali dan dua kali di kabupaten/kota. Paling lambat 15 hari manasik rampung. Agar jamaah tidak terlalu banyak kontak langsung,” tuturnya.
Baca juga: Perekaman Data E-KTP Kota Surabaya Capai 99,68 Persen
Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Dinkes Jatim dan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) untuk melakukan suntik meningitis. Pasalnya, sebelum 10 hari keberangkatan paling tidak jamaah sudah mendapatkan suntikan tersebut.
“Semua diserahkan ke puskesmas di kabupaten/kota masing-masing,” terangnya.Seperti diketahui, kouta haji Jatim berjumlah 16.048 orang. Rinciannya, 15.956 jamaah, 20 pembimbing KBIHU, dan 72 petugas haji daerah (PHD). (ris)
Editor : Redaksi