Tenang! Di Surabaya Belum Ada Hepatitis Akut

klikjatim.com
Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan (Kabid Yankes) Dinas Kesehatan Kota Surabaya, Sri Setiani.

KLIKJATIM.Com | Surabaya—Merebaknya kasus hepatitis akut menjadi perhatian penting bagi Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya. Dalam mengantisipasi kasus hepatitis akut di Kota Surabaya, Dinkes mengeluarkan Surat Edaran.

Sri Setiani selaku Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan (Kabid Yankes) Dinas Kesehatan Kota Surabaya mengatakan bahwa pihaknya sudah mulai mewaspadai agar tidak terjadi kepanikan di masyarakat.

Baca juga: Tinjau Green Port Terminal Teluk Lamong, Staf Ahli Kemenhub Apresiasi Komitmen Dukung Net Zero Emission 2060

"Kita melaksanakan kewaspadaan dini. Kita sudah mengeluarkan surat edaran dari Dinas Kesehatan ke seluruh Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes) seperti puskesmas dan rumah sakit. Agar waspada apabila terjadi keluhan penyakit," kata Sri, Selasa (10/5/2022).

Sri Setiani menyarankan kepada masyarat, ketika terjadi gejala tersebut segera memeriksakan diri kepada puskesmas. Sehingga bisa diperiksa dan dipantau.

Baca juga: Korban Meninggal Kecelakaan Perempuan Mabuk Terima Santunan Rp 267 Juta dari BPJS Ketenagakerjaan

"Jadi kita dalam Surat Edaran tersebut kita sampaikan juga ke Puskesmas untuk mensosialisasikan kepada masyarakat agar tidak terjadi kepanikan," jelasnya.

Sri juga mengungkapkan bahwa sampai saat ini tidak ada kasus Hepatitis Akut di Kota Surabaya.

Baca juga: Selidiki Penyebab Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2, Polda Jatim Periksa 22 Saksi

“Kemarin sempat ada info ada bayi baru lahir terkena hepatitis, tapi ternyata bukan,” pungkasnya.(mkr)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru