KLIKJATIM.Com | Pasuruan - Dalam rangka menyerap aspirasi di kalangan bawah, Pimpinan beserta Anggota DPRD Kabupaten Pasuruan secara langsung turun menemui masyarakat. Salah satunya bertemu dengan kelompok tani Tutur dan Tosari, pada Senin (16/3/2020).
Tampak hadir langsung dua Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Andri Wahyudi dan Rusdi Sutedja. Lalu, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Pasuruan, Joko Cahyono, serta dihadiri juga oleh Anggota DPRD Provinsi Jatim, Rohani Siswanto.
Baca juga: Domino Naik Kelas: Surabaya Domino Tournament 2026 Sukses Jaring 1.500 Peserta Menuju Liga Pro
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Andri Wahyudi mengungkapkan, bahwa kondisi terkait angka pengangguran di daerah setempat masih cukup tinggi. Dengan kondisi yang demikian, politisi asal PDI Perjuangan ini mendorong masyarakat untuk kreatif megembangkan potensi di desa masing-masing.
[irp]
"Sehingga ke depan dengan adanya raperda (rancangan peraturan daerah) inisiatif DPRD Kabupaten Pasuruan tentang desa wisata diharapkan bisa meningkatkan taraf ekonomi di desa," ujar Andri.
Ungkapan senada juga dikatakan oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Rusdi Sutedja. Politisi Partai Gerindra ini mengajak pemuda agar lebih peduli terhadap desanya.
"Kami akan selalu mensupport (mendukung) untuk meningkatkan ekonomi di desa. Dan, kepedulian terhadap desa ini bisa sebagai kunci kemakmuran," tuturnya.
Baca juga: Intensitas Hujan Tinggi, Sejumlah Ruas Protokol Bojonegoro Terendam Banjir
Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Pasuruan, Joko Cahyono menambahkan, dengan upaya mengoptimalkan influencer akan bisa berdampak baik terhadap perkembangan desa wisata. Khususnya terkait branding potensi wisata di masing-masing desa.
"Contohnya di Tutur dikenal apelnya. Lalu paprika, susu dan lain sebagainya," ujar politisi Nasdem tersebut.
[irp]
Baca juga: Peringati Hari Kartini, Bupati Bojonegoro Ajak Perempuan Tampil di Garda Depan Pembangunan
Sementara itu, warga yang hadir mengaku sangat berterima kasih atas kedatangan dan segala upaya yang dilakukan DPRD Kabupaten Pasuruan. "Kami mengucapkan banyak terima kasih atas usaha dan perjuangan teman-teman dewan yang memperjuangkan aspirasi kelompok tani untuk kembali mendapatkan pupuk bersubsidi yang sebelumnya di dihapus," kata Agus Setiawan, Kelompok Tani asal Tosari.
Selain masalah pupuk, inisiatif DPRD terkait raperda tentang Desa Wisata juga sangat diharapkan masyarakat. Karena dengan regulasi tersebut akan bisa mendorong pengembangan desa wisata.
"Tentuya semua itu harus didukung dengan kreatifitas dan inovasi warga di desa masing-masing," tambah Heri Subkan, Kelompok Tani asal Tutur. (adv/dik/nul)
Editor : Redaksi