Bikin Gemes, Pria di Surabaya Hendak Bunuh Diri Sambil Gendong Boneka

klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Surabaya - Aksi percobaan bunuh diri terjadi di Surabaya, tepatnya di atas Billboard Viaduk Tol Satelit Jalan HR Muhammad, Sukomanunggal, Surabaya.

Dia adalah Sugeng (31), pria asal Dusun Prodo Sapulante Pasrepan, Kabupaten Pasuruan yang indekos di Jalan Tubanan Lama, Tandes, Surabaya.

Baca juga: Ekonomi Nasional Menguat, Arus Peti Kemas Pelindo Terminal Petikemas Tumbuh 6,87 Persen di 2025

Beruntung, nyawa Sugeng bisa diselamatkan setelah aksi nekatnya itu digagalkan oleh anggota polisi dari Polsek Sukomanunggal.

"Benar, tadi sekitar jam 12 (16/4/2022) siang, ada percobaan bunuh diri yang pelakunya pria sambil menggendong boneka," kata Kapolsek Sukomanunggal Kompol Esti Setija Oetami saat dihubungi klikjatim.com, Sabtu (16/4/2022) malam.

"(Lokasinya) di atas Billboard Viaduk Tol Satelit, kalau di bawah viaduk itu alamatnya HR Muhammad," lanjutnya.

Esti mengungkapkan, Sugeng nekat mencoba bunuh diri lantaran depresi setelah pada malam sebelum kejadian sempat cekcok dengan istrinya.

"Cekcok malam harinya. Selanjutnya saat suami (Sugeng) kerja, tanpa sepengetahuan, istrinya kabur membawa anaknya sehingga dia kaget dan syok mendapati anaknya tidak ada di rumah sewaktu pulang dari kerja," ungkap Esti.

Esti menerangkan, saat hendak digagalkan, Sugeng sebelumnya sudah berada di atas viaduk dengan cara memanjat billboard.

Baca juga: Indeks Satu Data Indonesia (SDI) Jawa Timur 2025 Melonjak Signifikan, Capai Peringkat Satu Nasional

"Kemudian petugas kami berhasil membujuk lalu menolong dan saat ini pelaku kami amankan di Polsek Sukomanungal Polrestabes Surabaya" terangnya.

Lebih lanjut disampaikan Esti, dirinya langsung menenangkan Sugeng setibanya di Mapolsek. Kemudian, setelah istri dan anaknya tiba di Polsek Sukomanunggal langsung dipertemukan dengan Sugeng.

"Keduanya saling berpelukan, kemudian Sugeng diberikan kesempatan untuk menggendong anak keduanya, mereka sepakat agar peristiwa itu tidak terulang kembali," bebernya.

Selain itu, lanjut Esti, Sugeng diberikan kesempatan  membersihkan diri dan mandi untuk persiapan penyelesaian perkaranya didampingi istri, ketua RT dan rekan kerja serta  tetangga kost.(mkr) 

Baca juga: Serunya Ajak Anak-anak Berpetualang di Terminal Petikemas Surabaya

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru