KLIKJATIM.Com | Ponorogo – Iqbal, korban ledakan mercon atau petasan di Desa Sambilawang, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo, kini terpaksa menjalani pengobatan ke rumah Sakit Orthopedi, Soeharso Solo. Ia dirujuk karena perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Harjono belum bisa optimal untuk mengobati lukanya.
"Kami rujuk ke Solo. Karena memang dokter sini belum bisa mengatasi lukanya," ujar Humas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Harjono, Joko Handoko, Rabu (6/4/2022).
Baca juga: Pria Asal Balong Ditemukan Meninggal di Kamar Mandi Masjid Al Furqon Badegan
Awalnya pasien (korban) masuk ke RSUD dr Harjono pada Senin (5/4/2022) sekitar pukul 23.00 WIB. Saat itu kondisinya mengalami luka parah.
"Tangan sebelah kanan, jari-jari hancur. Khususnya ibu jari, jari telunjuk dan jari tengah," kata Joko ketika dikonfirmasi di ruangannya.
Baca juga: Delapan Kali Beraksi, Komplotan Curanmor di Ponorogo Akhirnya Terungkap
Lebih lanjut dia menerangkan, sebenarnya kemarin sekitar pukul 10.00 WIB pihak bedah ortopedi akan melakukan operasi. Bahkan pasien sudah dibawa ke ruang operasi. Namun tidak bisa dilakukan di ruang operasi RSUD dr Harjono sehingga langsung dirujuk.
"Dokter memerintahkan dirujuk di Solo, di RS Soeharso Solo. Karena di sana alat lebih lengkap," beber Joko.
Baca juga: Hujan Semalaman Picu Longsor di Ponorogo, Jalan Tertutup dan Jembatan Hanyut
Untuk kondisi kesadaran pasien tidak masalah. Hanya saja, pada tangan kanannya berpotensi terjadi perdarahan hebat. Dan kehabisan cairan.
Sebelumnya, peristiwa ledakan petasan atau mercon di Ponorogo, mengakibatkan jari seorang pemuda hancur dan harus menjalani perawatan di RSUD dr Harjono. Korban tersebut bernama Iqbal, warga Desa Sambilawang, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo. (nul)
Editor : Fauzy Ahmad