KLIKJATIM.Com | Lamongan - Bupati Lamongan Yuhronur Efendi (Yes) langsung gerak cepat berkoordinasi dengan Balai Pemeliharaan Jalan Nasional (BPJN) pasca amblesnya jembatan Ngaglik, Lamongan. Dalam koordinasi itu, Bupati Yes meminta BPJN segera mengambil langkah teknis untuk memulihkan jembatan.
" Kemarin siang saya langsung koordinasi dengan Balai Pemeliharaan Jalan Nasional untuk membicarakan penanganan jembatan yang ambles agar segera dipercepat pemulihannya," kata Bupati Yuhronur.
Baca juga: Lamongan Raih Penghargaan Terbaik 3 Nasional Praktik Baik Pemanfaatan SIBI untuk Pembelajaran
Dikatakan, di jajaran Pemkab Lamongan, saya minta dinas terkait seperti Dinas Pekerjaan Umum bersama BPJN untuk mendata kerusakan jembatan. Kemudian Dishub bersama Polres Lamongan langsung bergerak untuk mengurai kemacetan dan peralihan jalur.
Instruksi Bupati Yes kemudian ditindaklanjuti Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Lamongan menyiapkan dua jalur alternatif terkait peristiwa amblesnya Jembatan Ngaglik 1 di Jalan Poros Nasional.
Kepala Seksi Pengawasan dan Pengendalian Dishub Lamongan, Puput Wisnu Pamungkas dikonfirmasi Rabu mengatakan, dua jalur alternatif itu masing-masing dari arah Tuban dan Bojonegoro melalui Kecamatan Kedungpring-Sugio, begitu juga sebaliknya.
Sedangkan bagi kendaraan kecil, kendaraan pribadi atau sepeda motor melewati Kecamatan Kedungpring-Sugio, dan akan sampai di Lamongan Kota.
Baca juga: Lantik Direktur Kepatuhan BDL, Bupati YES Perkuat Integritas sebagai Budaya Kerja
Terkait untuk kendaraan besar seperti truk muatan berat disarankan melintasi jalur Utara Jalan Raya Deandles, dan diarahkan mulai dari Tuban, sedangkan dari arah timur, jalur alternatif bisa melalui Kabupaten Gresik.
Kanit Laka Polres Lamongan, Iptu Anang Purwo Widodo mengatakan, telah berkoordinasi dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) untuk dikaji lebih dalam penyebab amblesnya jembatan itu.
Sebelumnya, sempat beredar di berapa media sosial gambar terkait amblesnya jembatan di Kabupaten Lamongan.
Baca juga: Stasiun Lamongan Layani Lebih dari 7.200 Penumpang Periode Libur Panjang
Gambar menunjukkan adanya retakan di sisi ujung jembatan dan terlihat sejumlah kendaraan berat seperti truk dan motor terpaksa berhenti sebelum melewatinya.
Ada juga mobil yang memaksa masuk melewati akses kiri jembatan, serta personel polisi dibantu warga mengatur lalu-lintas dengan menutup akses jembatan untuk menghalangi kendaraan agar tidak melewati jembatan karena berbahaya. (ris)
Editor : Rozy