Bupati Yes Gercep Koordinasi BPJN Untuk Percepat Normalisasi Jembatan Ngaglik Yang Ambles

klikjatim.com
Jembatan Balun di Lamongan yang merupakan jalan nasional ambles.

KLIKJATIM.Com | Lamongan - Bupati Lamongan Yuhronur Efendi (Yes)  langsung gerak cepat berkoordinasi dengan Balai Pemeliharaan Jalan Nasional (BPJN) pasca  amblesnya jembatan Ngaglik, Lamongan. Dalam koordinasi itu, Bupati Yes meminta BPJN segera mengambil langkah teknis untuk memulihkan jembatan.

" Kemarin siang saya langsung  koordinasi dengan Balai Pemeliharaan Jalan Nasional untuk membicarakan penanganan jembatan yang ambles agar segera dipercepat pemulihannya," kata Bupati Yuhronur.

Baca juga: Sesi Offline Megpreneur 2026 Lamongan Berakhir, Inkubasikan Inovasi Bisnis hingga Agripreneur

Dikatakan, di jajaran  Pemkab Lamongan, saya minta dinas terkait seperti Dinas Pekerjaan Umum bersama BPJN untuk mendata kerusakan jembatan. Kemudian Dishub bersama Polres Lamongan langsung bergerak untuk mengurai kemacetan dan peralihan jalur.

Instruksi Bupati Yes kemudian ditindaklanjuti Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Lamongan menyiapkan dua jalur alternatif terkait peristiwa amblesnya Jembatan Ngaglik 1 di Jalan Poros Nasional.

Kepala Seksi Pengawasan dan Pengendalian Dishub Lamongan, Puput Wisnu Pamungkas dikonfirmasi Rabu mengatakan, dua jalur alternatif itu masing-masing dari arah Tuban dan Bojonegoro melalui Kecamatan Kedungpring-Sugio, begitu juga sebaliknya.

Sedangkan bagi kendaraan kecil, kendaraan pribadi atau sepeda motor melewati Kecamatan Kedungpring-Sugio, dan akan sampai di Lamongan Kota.

Baca juga: Komitmen Perkuat Infrastruktur Ketahanan Pangan, Bupati Yes Sabet Pemimpin Daerah Awards 2026

Terkait untuk kendaraan besar seperti truk muatan berat disarankan melintasi jalur Utara Jalan Raya Deandles, dan diarahkan mulai dari Tuban, sedangkan dari arah timur, jalur alternatif bisa melalui Kabupaten Gresik.

Kanit Laka Polres Lamongan, Iptu Anang Purwo Widodo mengatakan, telah berkoordinasi dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) untuk dikaji lebih dalam penyebab amblesnya jembatan itu.

Sebelumnya, sempat beredar di berapa media sosial gambar terkait amblesnya jembatan di Kabupaten Lamongan.

Baca juga: Wisuda SELANTANG 2026, 208 Lansia di Lamongan Siap Jadi Pribadi Sehat dan Berdaya

Gambar menunjukkan adanya retakan di sisi ujung jembatan dan terlihat sejumlah kendaraan berat seperti truk dan motor terpaksa berhenti sebelum melewatinya.

Ada juga mobil yang memaksa masuk melewati akses kiri jembatan, serta personel polisi dibantu warga mengatur lalu-lintas dengan menutup akses jembatan untuk menghalangi kendaraan agar tidak melewati jembatan karena berbahaya.  (ris)

Editor : Rozy

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru