Telat Sejak Akhir Januari, DPRD Surabaya Minta Segera Pencairan Beasiswa Pelajar

klikjatim.com
Ilustrasi pelajar di Kota Surabaya. (ist)

KLIKJATIM.Com | Surabaya – Pencairan beasiswa pelajar ber-KTP Surabaya, kategori Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) hingga kini masih nyantol. Seharusnya pencairan itu sudah bisa terealisasi akhir Januari 2022 lalu.

Kondisi keterlambatan pencairan beasiswa bagi pelajar SMA/SMK/SMKLB/MA/MAK dan Paket C ini pun menjadi catatan bagi Anggota DPRD Kota Surabaya. “Saya menyayangkan adanya keterlambatan pencairan beasiswa ini. Sebab, saat kami turun ke lapangan memang masih banyak warga yang mengeluhkan beratnya biaya pendidikan,” Anggota Komisi D Tjutjuk Supariono, Kamis (10/3/2022).

Baca juga: PT SMI Alokasikan Kredit Senilai Rp 1,16 Triliun Untuk Infrastruktur Surabaya

Sehingga Pemkot Surabaya bersama DPRD dengan persetujuan Pemprov Jatim, akhirnya sepakat mengalokasikan anggaran beasiswa ini dalam APBD Kota Surabaya tahun 2022. Harapannya untuk menghindari bertambahnya angka anak putus sekolah.

Karena itu, Ketua Fraksi PSI DPRD Kota Surabaya ini pun meminta kepastian terkait pencairan beasiswa tersebut. Semua ini dalam rangka meringankan beban siswa dan keluarga pada saat kondisi ekonomi yang sedang sulit.

Anggaran untuk beasiswa SMA nilainya sekitar Rp47 miliar. Pencairannya melalui Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (DKKOP).

Dari anggaran ini, masing-masing siswa SMA akan mendapatkan uang tunai sebesar Rp200 ribu. Pemanfaatan uang tersebut untuk berbagai keperluan siswa seperti membayar uang SPP, maupun membeli perlengkapan sekolah.

Baca juga: Targetkan 100 Truk Peti Kemas, Pelindo Terminal Petikemas dan Pelindo Regional 3 Gelar Uji Emisi di TTL dan TPS

“Sebelumnya pada rapat hearing bulan Januari lalu bersama dengan DKKOP dan Dinsos (Dinas Sosial) memang sempat terkendala validasi data. Karena banyak data MBR yang nyantol saat memasuki pandemi,” imbuhnya.

Kemudian solusinya adalah melakukan sinkronisasi data untuk memastikan data penerima beasiswa agar tepat sasaran. “Targetnya validasi data ini akan rampung pada akhir Januari, dan anggarannya bisa langsung terdistribusikan kepada siswa SMA,” terang Tjutjuk.

“Saya minta agar beasiswa bagi pelajar SMA ini dapat segera cair, karena sudah terlambat 2 bulan dari target awal,” tandasnya.

Baca juga: PT Terminal Teluk Lamong Terus Tumbuh, 3 Terminal Petikemas Catat Rekor Throughput Tertinggi hingga Juli 2026

Dia mengatakan, pengesahan anggaran ini sudah sejak Bulan November 2021 kemarin. Harapannya melalui beasiswa ini bisa membantu banyak keluarga dalam masa sulit pandemi.

“Jangan sampai karena telatnya pencairan ini menyebabkan ada siswa, yang tidak bisa sekolah hanya karena tidak ada biaya. Jika ada masalah, mohon agar dapat didiskusikan dengan kami (DPRD Kota Surabaya)," tutup Tjutjuk. (nul)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru