KLIKJATIM.Com | Gresik—Pendapatan guru tidak tetap (GTT) di Kabupaten Gresik meningkat mulai tahun ini. Pemkab Gresik mengalokasikan tambahan honor sebesar Rp 200 ribu per bulan.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kabupaten Gresik S Hariyanto mengatakan, kenaikan gaji GTT ini tujuannya untuk menaikkan kesejahteraan Guru. Sehingga kinerja para pendidik bisa meningkat.
Baca juga: 17 Guru GTT di Gresik Dipotong Gajinya Jika Tak Mau Pindah Tugas
"Jadi tahun 2021 gaji sebesar Rp 1 juta, sekarang dengan adanya kenaikan ini menjadi Rp 1,2 juta," katanya, saat Rapat Kerja dengan Komisi IV DPRD Gresik, Rabu (23/2/2022).
Dikatakan, para Guru GTT akan menerima kenaikan gaji mulai bulan Januari tahun ini. Namun karena beberapa hal dan kendala administratif, beberapa guru yang belum masuk Data Pokok Pendidikan (Dapodik) belum bisa menerima kenaikan.
"GTT PTT yang belum masuk dapodik ada 135 orang, segera akan kita selesaikan. Lalu kita hitung berapa kurangnya, kemudian akan dianggarkan dalam Perubahan APBD atau APBD 2023," ungkap Hariyanto.
Sementara itu Ketua Komisi IV DPRD Gresik, Muhammad mendukung kenaikan gaji bagi GTT. Karena menurut dia Guru punya peran vital dalam memajukan pendidikan dan kualitas SDM Kabupaten Gresik.
Muhammad memastikan, kenaikan gaji ini tidak akan mengurangi alokasi untuk sektor lain di Dinas Pendidikan. Sebab, memang kenaikan ini sudah digodok untuk meningkatkan kesejahteraan sosial para Guru.
"Kita lihat setiap tahun gaji GTT naik, tahun 2019-2020 hanya Rp 600 ribu, tahun 2021 Rp 1 juta, sekarang Rp 1,2 juta per bulan. Ini tentu bagus guna meningkatkan kesejahteraan Guru," ujarnya.(mkr)
Editor : Abdul Aziz Qomar