KLIKJATIM.Com | Malang—Bantuan pangan non tunai (BPNT) yang dicairkan secara tunai di Kota Malang mulai diterima warga. Penyaluran dilakukan oleh kantor PT Pos Malang.
Bantuan yang awalnya dijadwalkan mulai dicairkan pukul 13.30 WIB molor 45 menit. Sementara warga penerima sudah berkumpul sejak pukul 12.30 WIB. Baru pukul 14.15 WIB bantuan disalurkan kepada penerima.
Baca juga: Pemkot Malang Kaji Penggunaan Kendaraan Listrik untuk Tekan Beban Operasional
Mobil Avanza warna hitam nopol L 1985 WN berisikan empat orang pukul 14.12 WIB baru tiba di pelataran kantor Kelurahan Lesanpuro, Kota Malang. Sayangnya, petugas dari PT Pos Kota Malang itu enggan memberikan komentar terkait proses pencairan perdana BPNT secara tunai ini.
"Kalo mau melaksanakan wawancara ke Kepala Kantor Pos Malang harus lewat surat resmi dan tidak boleh begitu saja. Pelaksanaan penyaluran bansos sudah sesuai jadwal," jawab Sony pegawai Kantor Pos Malang dikonfirmasi melalui selulernya.
Baca juga: Bayi Perempuan Dalam Kardus Dibuang di Kebun Tebu Gondanglegi Malang
Terpisah, Kepala DP3AP2KB (Dinsos) Kota Malang, Penny Indrayani mengaku, belum bisa memastikan penyaluran bantuan secara tunai ini bersifat sementara atau berlanjut seterusnya.
"Perubahan ini yang jelas dalam rangka percepatan penyaluran bantuan sosial (bansos) sembako. Hari ini pihak Kantor Pos Malang yang sudah mengantongi data telah mengundang warga penerima manfaat sebanyak 7.588 orang," jelas Penny.
Baca juga: Enam Bulan Gasak Lima Motor, Dua Pencuri Ini Diringkus Polsek Sukun Malang
Masih kata Penny, akibat perubahan dari bantuan ini konsekuensinya E-Warung yang selama ini diberdayakan melayani kebutuhan warga seperti beras, daging, telur atau lainnya, dalam waktu tiga bulan (Januari - Maret) nihil aktifitas pelayanan.
"Karena penerima manfaat biasanya belanja sembako di E-Warung, kini mendapatkan bantuan uang tunai selama tiga bulan Rp 600 ribu," kata dia.(mkr)
Editor : iwan Irawan