Bacok Nenek, Kawanan Perampok Gasak HP di Ngagel

klikjatim.com
Polisi sedang melakukan penyelidikan di rumah korban perampokan di Jl Ngagel, Surabaya (Achmad Alamudi/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Surabaya - Kawanan perampok melukai Zulvida, 73, warga Jl Pucang Sewu Ngagel Utama Utara II No. 17, Kelurahan Pucang Sewu, Kecamatan Gubeng, Kota Surabaya Kamis (5/3/2020). Selain melukai korban, pelaku juga menyikat sejumlah harta benda milik korban. Kini kasus perampokan sedang didalami polisi.

Saksi mata mengungkapkan, perampokan terjadi sekitar pukul 13.00 Wib. Saat itu pelaku mendatangi kawasan perumahan yang sedang sepi. Di rumah milik Albert ini, pelaku berpura-pura menanyakan alamat ke Lila, pembantu rumah tangga Albert.

Baca juga: Dongkrak Daya Saing SDM, Kemnaker Buka PVN Batch 3 dengan Target 20 Ribu Peserta

[irp]

Saat bertanya, pelaku lainnya tiba-tiba nyelonong masuk ke rumah korban. Pelaku kemudian bertemu anak korban berusia 8 tahun dan meminta tolong untuk diambilkan tas.

Melihat kesempatan tersebut, pelaku lainnya masuk mengambil handphone dan sebuah tas. Ketika mengambil HP dan tas, aksi pelaku dipergoki Zulvida, 73, mertua Albert. Melihat ada orang tak diundang mencuri HP, korban berteriak minta tolong cukup kencang.

Baca juga: Kawal Program Prabowo, Ribuan Pekerja dan Pemilik SPPG Geruduk DPRD Jember Tolak Penutupan Dapur Gizi

[irp]

Teriakan itu membuat pelaku panik dan mendorong korban di depan pintu. Tidak hanya mendorong, pelaku juga mengeluarkan sajam dan menyabetkan ke korban. Sabetan itu mengenai kepala korban hingga mengalami luka cukup parah.

Baca juga: Buka LKMM-TM Universitas Muhammadiyah, Pak Yes Beberkan Posisi Lamongan di Era Polycrisis

“Korban tadi mengucurkan banyak darah, pelaku sempat dikejar korban hingga ke depan gang perumahan dan tancap gas,” ucap Farid, pengurus kampung setempat.

Kapolsek Gubeng, Kompol Naufil Hartono menjelaskan, pihaknya telah mengumpulkan barang bukti rekaman kamera CCTV dan pemeriksaan saksi-saksi. “Pelaku terekam kamera CCTV, sedangkan ciri-cirinya juga sudah kami kantongi. Mudah-mudahan dapat segera terungkap pelakunya,” kata Naufil. (lam/roh)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru