KLIKJATIM.Com | Gresik - Pascakabar dua orang terkena Corona di Indonesia, membuat kalangan masyarakat di Gresik melakukan antisipasi pencegahan virus tersebut dengan cuci tangan ala tiktok.
Seperti yang dilakukan siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) Kemala Bhayangkari bersama Ketua Yayasan, Cut Laura Kusworo pada Rabu (4/3/2020). Kegiatan ini aslinya adalah workshop berbasis IT SLB Kemala Bhayangkari 2 Gresik sebagai peringatan hari ulang tahun ke 40 tersebut.
Baca juga: Domino Naik Kelas: Surabaya Domino Tournament 2026 Sukses Jaring 1.500 Peserta Menuju Liga Pro
Ketua Yayasan SLB Kemala Bhayangkari 2 Gresik, Cut Laura Kusworo mengatakan, sosialisasi cuci tangan ini bertujuan untuk anak-anak kami bisa terhindar dari segala penyakit.
"Khususnya yang marak hari ini antisipasi virus Corona dan kami juga kampanyekan gerakan cuci tangan sehat ini kepada anak-anak siang ini," imbuhnya.
[irp]
Ia menambahkan, Workshop berbasis IT bagi anak yang berkebutuhan khusus yang dimiliki oleh anak dari minat dan bakatnya.
"Dengan tujuan bisa mengenalkan kepada anak SLB untuk melek teknologi, tidak Gaptek (Gagap Teknologi)," ujarnya.
Ia berharap anak-anak bisa berkarya dan bisa mengenal lebih ilmu teknologi itu sendiri.
Hal senada juga dikatakan oleh Kepala SLB Kemala Bhayangkari 2 Gresik Dede Idawati. Dia ingin anak-anak SLB juga mempunyai bakat dan minat yang bisa bekerja di Instansi atau tempat lainnya.
[irp]
Baca juga: Intensitas Hujan Tinggi, Sejumlah Ruas Protokol Bojonegoro Terendam Banjir
"Tadi ada alumni SLB yang mempresentasikan pengalaman kerjanya di Disnaker Gresik, ini menunjukkan siswa SLB bisa kerja sebagaimana orang pada umumnya, tinggal bagaimana masyarakat memaknai," pungkasnya.
Diketahui, kegiatan tersebut juga telah dilakukan akreditasi untuk sekolah SLB dari dinas Pendidikan Jatim. (iz/bro)
Editor : Redaksi